Perbaikan Waktu Produksi Kran TX 116 Led (Series Ego) Dengan Metode Critical Path Method (CPM)

Authors

  • Edi Supriyadi STMIK DHARMAPALA RIAU
  • Rully Nurdewanti UNIVERSITAS PAMULANG

DOI:

https://doi.org/10.28926/briliant.v6i2.588

Keywords:

Proses produksi, Jaringan kerja, Metode Jalur Kritis

Abstract

Proses produksi merupakan kegiatan mengubah bahan masukan menjadi bahan keluaran, baik bahan jadi maupun setengah jadi. Untuk menggambarkan proses tersebut perlu dilakukan urutan kegiatan yang dilokasikan dalam waktu yang tepat. Jalur kritis adalah jalur yang memiliki kegiatan dengan total waktu yang paling lama tetapi menunjukan waktu penyelesaian produksi yang tercepat. Critical Path Method (CPM) digunakan untuk menentukan jalur kritis sebuah proses produksi. Metode ini memecahkan masalah dengan perhitungan maju, perhitungan mundur, dan perhitungan kelonggaran waktu. Sehingga dapat memberikan masukan untuk perbaikan waktu yang telah ditetapkan sebelumnya. Dengan waktu proses produksi produk EGO TX 116 LED yaitu 4862 detik, maka diperoleh jalur kritis yang memiliki nilai TF – SF = 0. Jalur kritis tersebut terdapat pada komponen II, dengan kegiatan  B – F – J – M – N (machining&welding – polishing – plating – marking – assembling).

Author Biographies

Edi Supriyadi, STMIK DHARMAPALA RIAU

FAKULTAS TEKNIK

Rully Nurdewanti, UNIVERSITAS PAMULANG

FAKULTAS TEKNIK

Published

31-05-2021