Efektivitas Bahan Ajar Terintegrasi PPK, Literasi Dan Learning and Innovation Skills (4C’s) pada Mata Kuliah Kalkulus I

Sunismi Sunismi, Abdul Halim Fathani, Muhammad Baidawi

Abstract


Penelitian ini bertujuan untuk menguji efektivitas bahan ajar terintegrasi PPK, literasi dan, learning and innovation skills (4C’s) pada mata kuliah kalkulus I. Pendekatan penelitian menggunakan quasi eksperimental research. Dengan desain nonequivalent control group design. Penelitian ini dilaksanakan di Prodi Pendidikan Matematika FKIP Unisma tahun akademik 2019/2020. Sampel ditentukan dengan teknik convenience sampling terpilih 2 kelas berjumlah 57 mahasiswa. Perlakuan kelompok eksperimen dalam pembelajaran menggunakan bahan ajar kalkulus I terintegrasi PPK, literasi dan, learning and innovation skills (4C’s), sedangkan kelompok kontrol menggunakan hand out kalkulus I dari dosen. Instrumen yang digunakan adalah soal tes berpikir tingkat tinggi (berpikir kritis dan kreatif). Analisis data dilakukan dengan uji independent sample t test dua pihak untuk menguji perbedaan rerata dan uji independent sample t test satu pihak untuk uji efektivitas bahan ajar. Hasil penelitian dengan uji t dua pihak diperoleh terdapat perbedaan kemampuan berpikir tingkat tinggi (berpikir kritis dan berpikir kreatif) mahasiswa yang dalam pembelajaran menggunakan bahan ajar terintegrasi PPK, literasi dan, learning and innovation skills (4C’s) dibanding dengan yang menggunakan hand out dosen pada mata kuliah kalkulus I. Demikian juga berdasarkan uji independent sample t test satu pihak dihasilkan bahwa bahan ajar terintegrasi PPK, literasi dan, learning and innovation skills (4C’s) lebih efektif dibanding hand out dosen pada mata kuliah kalkulus I untuk meningkatkan kemampuan berpikir tingkat tinggi mahasiswa.

Keywords


Teaching materials, PPK, Literacy, Learning And Innovation Skills (4c's)

References


Abad, I. P. A., & Setianingsih, W. (2018). LPTK Dan Profesionalisme Calon Guru. Prosiding Profesionalisme Guru, 79–88.

Abdullaha, M., & Osman, K. (2010). Scientific inventive thinking skills among primary students in Brunei. Procedia - Social and Behavioral Sciences, 7(2), 294–301. https://doi.org/10.1016/j.sbspro.2010.10.041

Anderson, L. W., Krathwohl Peter W Airasian, D. R., Cruikshank, K. A., Mayer, R. E., Pintrich, P. R., Raths, J., & Wittrock, M. C. (2001). Taxonomy for_ Assessing a Revision 0F Bl00M’S Tax0N0My 0F Educati0Nal Objectives. https://www.uky.edu/~rsand1/china2018/texts/Anderson-Krathwohl - A taxonomy for learning teaching and assessing.pdf

Arsad, N. M., Osman, K., & Soh, T. M. T. (2011). Instrument development for 21st century skills in Biology. Procedia - Social and Behavioral Sciences, 15, 1470–1474. https://doi.org/10.1016/j.sbspro.2011.03.312

As’ari, A. R. (2018). Integrasi Budaya, Psikologi, dan Teknologi dalam Membangun Pendidikan Karakter Melalui Matematika dan Pembelajarannya. Prosiding Seminar Nasional Matematika Dan Pendidikan Matematika.

Asrizal, A., Festiyed, F., & Sumarmin, R. (2017). Analisis Kebutuhan Pengembangan Bahan Ajar Ipa Terpadu Bermuatan Literasi Era Digital Untuk Pembelajaran Siswa Smp Kelas Viii. Jurnal Eksakta Pendidikan (Jep), 1(1), 1. https://doi.org/10.24036/jep/vol1-iss1/27

Barchi, B. (2019). Development of Creative Thinking of Students of Psychologists. International Scientific Journal «Education and Science», 2(27)(1), 68–71. https://doi.org/10.31339/2617-0833-2019-2(27)-68-71

Cahyono, H. (2017). Perpres no. 87 Tahun 2017. 6 September 2017. https://setkab.go.id/inilah-materi-perpres-no-87-tahun-2017-tentang-penguatan-pendidikan-karakter/

Collins, R. (2014). Skills for the 21st Century : teaching higher-order thinking. 12(14).

Conklin, W. (2012). Higher-Order Thinking Skills to Develop 21st Century Learners. In Shell Education (p. 157).

Daryanto & Karim. (2017). PEMBELAJARAN ABAD 21. Yogyakarta: Grava Media.

Depdiknas. (2006). Peraturan Menteri Pendidikan Nasional Republik Indonesia Nomor 22 Tahun 2006. Jakarta: Depdiknas.

DeWaelsche, S. A. (2015). Critical thinking, questioning and student engagement in Korean university English courses. Linguistics and Education, 32, 131–147. https://doi.org/10.1016/j.linged.2015.10.003

Dinni, H. N. (2018). HOTS ( High Order Thinking Skills ) dan Kaitannya dengan Kemampuan Literasi Matematika. Prisma, 1, 170–176.

Dyson, M., Plunkett, M., & McCluskey, K. (2018). Australian Professional Standards for Teachers. In Success in Professional Experience. https://doi.org/10.1017/9781108550703.014

Griffin, P., McGaw, B., & Care, E. (2012). Assessment and teaching of 21st century skills. Assessment and Teaching of 21st Century Skills, 9789400723, 1–345. https://doi.org/10.1007/978-94-007-2324-5

Kaeophanuek, S., Jaitip, N.-S., & Nilsook, P. (2018). How to Enhance Digital Literacy Skills among Information Sciences Students. International Journal of Information and Education Technology, 8(4), 292–297. https://doi.org/10.18178/ijiet.2018.8.4.1050

Kivunja, C. (2014). Innovative Pedagogies in Higher Education to Become Effective Teachers of 21st Century Skills: Unpacking the Learning and Innovations Skills Domain of the New Learning Paradigm. International Journal of Higher Education, 3(4). https://doi.org/10.5430/ijhe.v3n4p37

Limbach, B., & Waugh, W. (2010). Developing higher level thinking. Journal of Instructional Pedagogies, 9. https://aabri.com/manuscripts/09423.pdf

Marlina, W., & Jayanti, D. (2019). 4C dalam Pembelajaran Matematika untuk Menghadapi Era Revolusi Industri 4.0. Prosiding Sendika, 5(1), 392–396.

National Education Association. (2012). Preparing 21st century students for a global society: An educator’s guide to "the four Cs.

NCTM. (2000). Principles and Standards for School Mathematics. Inc. www.nctm.org.

Nurdyansyah, & Fahyuni, E. F. (2016). Inovasi Model. In Nizmania Learning Center.

Partnership for 21st Century Skills. (2009). Framework for 21st Century Learning. P21 Partnership for 21st Century Skills (P21), 2. http://www.p21.org/storage/documents/1.__p21_framework_2-pager.pdf

Prihandoko, A. C. (2006). Pemahaman dan Penyajian Konsep Matematika Secara Benar dan Menarik. Jakarta: Depdiknas, 59.

Saputra, H. (2016). Pengembangan mutu pendidikan menuju era global : penguatan mutu pembelajaran dengan penerapan HOTS (High Order Thinking Skills). Smile`s Publishing.

Singgih, S. (2014). Menggunakan SPSS Untuk Statistik Non Parametrik. PT Alex Media Komputindo.

Sugiyono. (2010). No TitleMetode Penelitian Pendidikan Pendekatan Kuantitatif, kualitatif, dan R&D. Alfabeta.

Trilling, B., & Fadel, C. (2010). 21St Century Skills: Learning for Life in Our Times. In Choice Reviews Online (Vol. 47, Issue 10, pp. 47-5788-47–5788). https://doi.org/10.5860/choice.47-5788

Tune Sumar, W., & Tune Sumar, S. (2020). Implementasi Program Pengembangan Keprofesian Berkelanjutan Guru melalui Peningkatan Kompetensi Pembelajaran Berbasis Zonasi. Pedagogika, 10(2), 84–94. https://doi.org/10.37411/pedagogika.v10i2.60

Ulumudin, I. (2019). Penguatan Gerakan Literasi Sekolah. Jurnal Penelitian Kebijakan Pendidikan, 10(3), 141–155. https://doi.org/10.24832/jpkp.v10i3.241

Zubaidah, S. (2018). MENGENAL 4C: LEARNING AND INNOVATION SKILLS UNTUK MENGHADAPI ERA REVOLUSI INDUSTRI 4.0 1 Education material View project Scientific Inquiry in Lecture View project. 2nd Science Education National Conference, Oktober, 1–7. https://www.researchgate.net/publication/332469989




DOI: http://dx.doi.org/10.28926/briliant.v6i2.581

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2021 Briliant: Jurnal Riset dan Konseptual

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.

Published by:

Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat

Universitas Nahdlatul Ulama Blitar