Penalaran Plausible Siswa SD dalam Menyelesaikan Soal Problem Solving
DOI:
https://doi.org/10.28926/briliant.v4i3.356Keywords:
penalaran plausible, pemecahan masalahAbstract
Penelitian ini bertujuan untuk menjelaskan proses penalaran plausible siswa dalam menyelesaikan soal problem solving. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan penelitian deskriptif. Hasil peneltian ini menunjukkan bahwa proses pemmecahan masalah siswa dengan menggunakan penalaran plausible dapat membantu siswa dalam memecahkan masalah yang dihadapinya dengan baik melalui pemikiran yang logis dan dikaitkan dengan pengetahuan matematika.References
D. B. McLeod et al. (eds.). (1989). Affect and Mathematical Problem Solving, Springer-Verlag New York Inc.
Herman. (2007). Pembelajaran Berbasis Masalah un/uk Meningkakan Kemampuan Penalaran Matematis Siswa SMP. Cakrawala Pendidikan
J. Lithner. (2000). Mathematical reasoning in school tasks, Educational Studies in Mathematics, 41(2), 165–190.
Keraf, G. (1982). Argumen Dan Narasi. Komposisi Lanjutan III. Jakarta: Gramedia.
NCTM. (2000). Principles and Standards for School Mathematics. United States of Amerika: The National Council of Teachers of Mathematics, Inc.
Peretz, D. (2006). Enhancing Reasoning Attitudes of Prospective Elementary School Mathematics Teachers. Springer Science+Business Media, no. 9, 381-400,
Permana dan sumarmo. (2007). Mengembangkan Kemampuan Penalaran dan Koneksi Matematik Siswa SMA Melalui Pembelajaran Berbasis Masalah. EDUCATIONIST Vol. I No. 2/Juli 2007
Polya, G. (2004). How to solve it: A New Aspect of Mathematical Method. New Jersey: Princeton university press
Polya, G. (1954). Mathematics and plausible reasoning, Volume I: Induction and analogy in mathematics. New Jersey: Princeton University Press.
Rofiki, I. (2017). Reflective Plausible Reasoning in Solving Inequality Problem. IOSR Journal of Research & Method in Education (IOSR-JRME). Volume 7, Issue 1 Ver. I, PP 101-112
Schoenfeld, A. H. (1994). What do we know about mathematics curricula? The Journal of Mathematical Behavior, 13, 55–80.
Wisulah. (2013). Mengembangkan Penalaran Matematis Dan Membiasakan Memberikan Alasan Yang Masuk Akal Dalam Menjawab Permassalahan Matematik. KNPM V, Himpunan Matematika Indonesia.
Yackel, E. & Hanna, G. (2003). Reasoning and proof. In J. Kilpatrick, W. G. Martin & D. Schifter (Eds.), A research companion to principles and standards for school mathematics (pp. 227–236). Reston, VA: National Council of Teachers of Mathematics.




