Pengembangan Buku Ajar Mata Kuliah Cross Cultural Understanding (CCU) Berbasis Media Sosial di Program Studi Pendidikan Bahasa Inggris Universitas Nahdlatul Ulama Blitar

Authors

  • Ahmad Saifudin UNIVERSITAS NAHDLATUL ULAMA BLITAR

DOI:

https://doi.org/10.28926/briliant.v3i4.252

Keywords:

education

Abstract

Tujuan penelitian untuk mengembangkan bahan ajar mata kuliah Cross Cultural Understanding Prodi Bahasa Inggris Semester IV dan untuk mengetahui efektifitas buku yang telah dibuat terhadap aktivitas dan hasil belajar dengan metode Design Research. Model Penelitian ini menggunakan model pengembangan yang dsebut dengan Penelitian Pengembangan Model Plomp. Prosedur penelitian ini berupa Preliminary Research, Development or Prototyping Phase dan Assesment Phase. Pelaksanaan tindakan dilaksanakan pada tahun 2017-2018 yang meliputi; survey lokasi, pengambilan data, pengumpulan data, menganalis data, penyusunan laporan, dan seminar hasil produk. Hasil penelitian menunjukan penggunaan buku ajar mata kuliah Cross Cultural Understanding  berbasis media sosial lebih menarik dan diterima mahasiswa sehingga  dapat meningkatkan motivasi dan hasil belajar mahasiswa bahasa Inggris Universitas Nahdlatul Ulama Semester IV.

References

Ahmad, Zainal Arifin. 2012. Perencanaan Pembelajaran. Yogyakarta: Pedagogia.

Anas Sudijono. 2003. Pengantar Statistik Pendidikan. Bandung: PT Raja Grapindo Persada.

Andi, Prastowo. 2011. Metode Penelitian Kualitatif. Yogyakarta: A-Ruzz Media.

Arikunto,Suharsimi. 2006. Prosedur Penelitian Suatu Pendekatan Praktik. Jakarta: Aneka Cipta.

Bennet, J. M., Bennet, M. J., & Allen, W. (2003) Developing Intercultural Competence In The Language Classroom. In lange, D. L., & Paige, M. (Eds.). Culture As The Core: Perspectives On Culture In Second Language Learning (pp. 237- 270). Greenwich: Information Age Publishing.

Brett, J. M. (2000) Culture and Negotiation. International Journal of Psychology Vol. 32 No. 2.

Cameron, L. 2004 Teaching Language to Young Learner. Cambridge: Cambridge University Press.

Corbett, J. (2003). An Intercultural Approach To Second Language Education. In Corbett, J. (Ed.). An Intercultural Ap¬proach To English Language Teaching (pp. 1-30). Clevedon, England : Multi¬lingual Matters.

Danesi, Marcel. (2004) Pesan, Tanda, dan Makna: Buku Teks Besar Mengenai Semiotika dan Teori Komunikasi. Yogyakarta : Jalasutra.

Danesi, Marcel (2012) Popular Culture: Introductory Perspectives. Maryland: Rowman and Littlefield Publishers, Inc,

Gumperz, John. J. (1982) Discourse strategies. New York : Cambridge University Press

Koentjaraningrat (1986) Pengantar Ilmu Antropologi. Jakarta : Penerbit Aksara Baru

Koentjaraningrat (2000) Kebudayaan Mentalitas dan Pembangunan (cetakan kesembilan belas). Jakarta : PT. Gramedia Pustaka Utama

Liliweri, Alo. (2004) Dasar-Dasar Komunikasi Antar Budaya. Yogyakarta : Pustaka Pelajar

Leung.K, Rabi S.B., Buchan, N.R, Erez., M & Gibson, C.B. (2005) Culture and International Business: Recent Advances and Their Implications for Future Research. Journal of International Business Studies, Vol 36, No. 4.

Mathew, Brita & Kurnia Ningsih. 2017 Cross-Cultural Understanding a Textbook 2nd edition. Bandung: Angkasa.

Nishimura, S., Anne Nevgi and Seppo Tella. (2009) Communication Style and Cultural Features in High/Low Context Communication Cultures:A Case Study of Finland, Japan and India. Artikel dapat diunduh di: www.helsinki.fi/~tella/nishimuranevgitella299.pdf.

Salacuse, J. W. (2005) Negotiating: The Top Ten Ways That Culture Can Affect Your Negotiation. Ivey Business Journal, Vol. 69, No. 4.

Sugiyono. 2006. Statistika Untuk Penelitian. Bandung: Alfabeta

Sumarno, Marno. (1988) Pragmatik dan perkembangan mutakhirnya dalam Pelba. Lembaga Bahasa Unika Atmajaya : Jakarta

Storey, J. ( 2003) Teori Budaya dan Budaya Pop: Memetakan Lanskap Konseptual Cultural Studies. Yogyakarta : CV. Qalam Yogyakarta

Published

20-11-2018

Issue

Section

Education and Social Science