Tinjauan Yuridis Keterlibatan Penyuluh Agama Islam dalam Pencatatan Nikah di KUA

Authors

  • Mochammad Arifin Universitas Nahdlatul Ulama Blitar
  • Slamet Slamet Universitas Nahdlatul Ulama Blitar
  • M. Abdul Hakim STAIZ Mojosari Nganjuk

DOI:

https://doi.org/10.28926/briliant.v11i1.2245

Keywords:

Marriage Registration, Legal Review, Islamic Religious Counselor

Abstract

Marriage registration is not merely an administrative procedure but a legal instrument that determines the formal validity of a marriage and serves as the foundation for protecting the civil rights of spouses and children within the national legal system. Legal issues arise when the limited number of Marriage Registrars (Pegawai Pencatat Nikah/PPN) at the Office of Religious Affairs (KUA) leads to the involvement of Islamic Religious Counselors in the marriage registration process, even though the normative authority to register marriages is formally vested in the PPN. This study aims to analyze the legal standing of Islamic Religious Counselors in the KUA of Kanigoro District and to examine whether the authority exercised is attributive, delegative, or merely administrative in nature. The research employs a qualitative case study combined with a normative-empirical juridical approach. Data were collected through interviews, observations, and document analysis, and interpreted using statutory and conceptual approaches. The findings indicate that the involvement of Islamic Religious Counselors is administrative-assistive and lacks an explicit attributive or delegative legal basis under Law No. 1 of 1974 and Minister of Religious Affairs Regulation No. 20 of 2019, underscoring the need for clearer regulatory mechanisms to prevent administrative defects affecting legal validity.

References

Hadi Sutrisno. (2016). Teknik Pengumpulan Data dalam Penelitian Kualitatif. Yogyakarta: Pustaka Pelajar.

Burhan Bungin. (2021). Penelitian Kualitatif: Komunikasi, Ekonomi, Kebijakan Publik, dan Ilmu Sosial Lainnya. Jakarta: Kencana.

Moleong, Lexy J. (2025). Metodologi Penelitian Kualitatif. Bandung: Remaja Rosdakarya.

Hidayat, M. (2021). Problematika Pencatatan Pernikahan di Indonesia. Jakarta: Gramedia.

Kementerian Agama RI. (2019). Peraturan Menteri Agama Nomor 20 Tahun 2019 tentang Pencatatan Pernikahan. Jakarta: Kemenag RI.

Kementerian Agama RI. (2021). Revitalisasi Kantor Urusan Agama dalam Peningkatan Layanan Masyarakat. Jakarta: Kemenag RI.

Nasution, A. (2020). Hukum Perkawinan Islam di Indonesia. Yogyakarta: UII Press.

Zainuddin, M. (2022). Peran Penyuluh Agama Islam dalam Masyarakat. Surabaya: UIN Sunan Ampel Press.

Hidayat, M. (2020). Peran Kantor Urusan Agama dalam Masyarakat Muslim Indonesia. Jakarta: Kencana.

Kementerian Agama RI. (2019). Pedoman Penyelenggaraan Wakaf Berdasarkan Undang-Undang Nomor 41 Tahun 2004. Jakarta: Kemenag RI.

Kementerian Agama RI. (2021). Revitalisasi KUA dalam Pelayanan Keagamaan. Jakarta: Kemenag RI.

Nasution, A. (2021). Hukum Islam dan Regulasi Perkawinan di Indonesia. Yogyakarta: UII Press.

Undang-Undang Nomor 1 Tahun 1974 tentang Perkawinan.

Undang-Undang Nomor 41 Tahun 2004 tentang Wakaf.

Peraturan Menteri Agama Nomor 11 Tahun 2007 tentang Pencatatan Nikah.

Zainuddin, M. (2022). Inovasi Layanan Kantor Urusan Agama Berbasis Digital. Surabaya: UIN Sunan Ampel Press.

Hamzah, A. (2021). Implikasi Hukum Pernikahan Siri dalam Perspektif Hukum Islam dan Perundang-undangan di Indonesia. Jakarta: Prenadamedia.

Hidayat, M. (2020). Problematika Pencatatan Pernikahan di Indonesia. Bandung: Refika Aditama.

Kementerian Agama RI. (2020). Pedoman Pencatatan Nikah dan Implikasinya terhadap Hak Keperdataan. Jakarta: Kemenag RI.

Nasution, A. (2019). Hukum Keluarga Islam di Indonesia. Yogyakarta: UII Press.

Rahman, B. (2023). Strategi Meningkatkan Kesadaran Masyarakat terhadap Pencatatan Pernikahan melalui Media Digital. Surabaya: UIN Sunan Ampel Press.

Susanto, D. (2021). Adat dan Tradisi dalam Pernikahan Masyarakat Jawa: Antara Budaya dan Hukum Negara. Malang: UB Press.

Undang-Undang Nomor 1 Tahun 1974 tentang Perkawinan.

Zainuddin, M. (2022). Pencatatan Nikah dan Implikasinya dalam Hukum Islam dan Negara. Jakarta: Kencana.

Wahyuni, I. W., & Putra, A. A. (2020). Kontribusi Peran Orangtua dan Guru dalam Pembentukan Karakter Islami Anak Usia Dini. Jurnal Pendidikan Agama Islam Al-Thariqah, 5(1), 30–37. https://doi.org/10.25299/al-thariqah.2020.vol5(1).4854

Published

22-02-2026

Issue

Section

Education and Social Science