Implementasi Metode Failure Mode Effect And Analysis (FMEA) Dengan Konsep PDCA Untuk Mengurangi Defect Produk Cokelat White Compound di PT. XYZ

Rully Nurdewanti

Abstract


PT. XYZ perusahaan manufaktur yang bergerak di bidang makanan dituntut untuk selalu mempertahankan kualitasnya, banyaknya defect pada cokelat white compound pada tahun 2020 mencapai 12.1% mengakibatkan meningkatnya biaya reproses produk dan target produksi rendah. Tujuan dari penelitian ini untuk meminimalkan biaya produksi dan meningkatkan target produksi untuk memenuhi selera konsumen dan menitik beratkan aspek kualitas yang sesuai dengan standar yang telah ditentukan. Dengan metode Failure Mode Effect And Analysis (FMEA) dan perbaikan kualitas produk dengan konsep PDCA sebagai rencana tindakan perbaikan masalah pada produk. Hasil perbaikan dapat meningkatkan kualitas produk cokelat white compound, hal ini terbukti dengan berkurangnya produk defect dari 12.1 % menjadi 2.7 %.


Keywords


Defect, Kualitas, FMEA, PDCA

References


Hanif, R. Y., Rukmi, H. S., & Susanty, S. (2015). Perbaikan Kualitas Produk Keraton Luxury di PT.X dengan Menggunakan Metode Failure Mode and Effect Analysis (FMEA) dan Fault Tree Analysis (FTA). Jurnal Online Institut Teknologi Nasional Juli, 03(03), 137–147.

Sari, D. P., Marpaung, K. F., Calvin, T., & Handayani, N. U. (2018). Analisis Penyebab Cacat Menggunakan Metode FMEA Dan FTA Pada Departemen Final Sanding PT Ebako Nusantara. Prosiding Seminar Nasional Sains Dan Teknologi, 125–130.

Supriyadi, E. (2018). Analisis Pengendalian Kualitas Produk dengan Statistical Proses Control (SPC) di Pt. Surya Toto Indonesia, Tbk. Jitmi, 1(1), 63–73.

Supriyadi, E., Effendi, R., & Taufik. (2021). Pengendalian Kualitas Cacat Scrap Blown Ban Tbr 11R22 . 5 dengan Metode QCC dan Seven Tools pada PT . Gajah Tunngal Tbk Pendahuluan Pesatnya kemajuan teknologi membawa dampak terhadap tatanan kehidupan di dunia ke arah globalisasi . Perubahan terjadi di p. Jurnal Polimesin, 19(1), 22–27.

Supriyadi, E., & Nurdewanti, R. (2021). Perbaikan Waktu Produksi Kran Tx 116 Led (Series Ego) Dengan Metode Critical Path Method (Cpm). Briliant: Jurnal Riset Dan Konseptual, 6(2), 454–466. https://doi.org/10.28926/briliant.v6i2.588

Supriyadi, E., & Oktaviani, H. (2021). ANALYSIS OF RTRTO60K16 PKX YARN PRODUCTION PROCESS WITH OBJECTIVE MATRIX ( OMAX ) METHOD. 59–67. https://doi.org/10.24853/sintek.15.1.59-67

Surya, A., Agung, S., & Charles, P. (2017). Penerapan Metode FMEA (Failure Mode And Effect Analysis) Untuk Kualifikasi Dan Pencegahan Resiko Akibat Terjadinya Lean Waste. Jurnal Online Poros Teknik Mesin, 6(1), 45–57. https://ejournal.unsrat.ac.id/index.php/poros/article/download/14864/14430.

Supriyadi. E., & Sapriadi. A. (2019). METODE ECONOMIC ORDER QUANTITY ( EOQ ) Q =. 2(2).




DOI: http://dx.doi.org/10.28926/briliant.v7i2.962

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2022 Briliant: Jurnal Riset dan Konseptual

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.

Published by:

Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat

Universitas Nahdlatul Ulama Blitar