Analisis pengaruh LED inframerah sebagai pengawet susu formula cair

Muhammad Helmi Hakim, Ratika Sekar Ajeng Ananingtyas, Rosidi Azis

Abstract


Penelitian ini dilakukan untuk menganalisis pengaruh LED inframerah sebagai potensi dalam pengawetan kualitas susu formula cair yang termasuk salah satu jenis pangan mudah rusak. Penelitian yang dilakukan adalah penelitian kuantitatif desain true experiment. Data yang diperoleh adalah data hasil uji TPC kelompok kontrol tanpa paparan 0 LED inframerah yang didiamkan selama 2,5 jam dan kelompok pemaparan dengan dipapari 15 LED inframerah juga selama 2,5 jam di tempatkan di atas botol susu formula cair. Hasil rata-rata nilai TPC untuk kelompok kontrol didapatkan 16,93 X 105 CFU/mL. Sedangkan rata-rata nilai TPC untuk kelompok pemaparan didapatkan 2,7 x 105 CFU/mL. Dari hasil analisis uji statistik inferensial One way-Anova post-hoc Tukey didapatkan nilai signifikansi sebesar 0,006 < 0.05. Sehingga terdapat pengaruh yang signifikan pada susu formula cair yang dipapari LED inframerah terhadap penurunan jumlah bakteri dari hasil uji TPC.

Keywords


LED inframerah; Pangan; Bakteri; Susu Formula

References


Badan Pengawas Obat dan Makanan Republik Indonesia. 2009. Peraturan Kepala Badan Pengawas Obat dan Makanan Nomor HK.00.06.1.52.4011 tentang Penetapan Batas Maksimum Cemaran Mikroba dan Kimia Dalam Makanan, Badan Pengawas Obat dan Makanan Republik Indonesia, Jakarta.

Becker EW. 1994. Microalgae Biotechnology and Microbiology. Melbourne: Cambridge University Press. 293 hal.

Dhirgo, Adji. 2013. Perbandingan Efektivitas Sterilisasi Alkohol 70%,Inframerah,Otoklaf, dan Ozon Terhadap Pertumbuhan Bakteri Bacillus subtilis. Yogyakarta: Universitas Gajah Mada.

Food Strandards Australia New Zealand. 2013. Agents of Foodborne Illness, 2nd ed, Food Standards Australia New Zealand, Canberra.

Grossweiner LI. 2005. The Science of Phototherapy: An Introduction. USA : Springer

Hadiwiyoto. 1994. Pengujian Mutu Susu Dan Hasil Olahannya. Yogyakarta: Liberty. Hal: 5.

Hamanaka, Daisuke. 2005. Effect Of The Wavelength Of Infrared Heaters On The Inactivation Of Bacterial Spores At Various Water Activities. International Journal of Food Microbiology : Elsevier

Hamblin dan Hasan T. 2003. Photodynamic therapy: a new antimicrobial approach to infectious disease. PPS (http://www.rsc.org/pps)

Jorgensen, H.J., T. Mork, H.R. Hogasen, and L.M. Rorvik. 2005. Enterotoxigenic Staphylococcus aureus in bulk milk in Norway. J. Appl. Microbiol. (99): 158-166.

Kumar, P. 2013. Pengaruh Lamanya Penyimpanan Susu Formula Bayi pada Suhu Kamar Terhadap Pertumbuhan Mikroorganisme. Universitas Sumatera Utara, Sumatera Utara.

National Health and Medical Research Council 2012. Eat for Health Infant Feeding Guidelines Information for Health Workers, National Health and Medical Research Council, Canberra.

Nicoresu, I et al. 2012. Pulsed Light Inactivation Of Bacillus Subtilis Vegetative Cells In Suspensions and Spices. Food Control Journal : Elsevier[18] Astuti, Suryani Dyah dkk. 2011. Potensi Photodinamik inaktivasi Staphylococcus aureus dan Vibrio cholerae dengan Endogen Photosensitizer pada Penyinaran LED Biru (430 ± 4) nm dan Merah (629 ± 6) nm. Surabaya: Universitas Airlangga

Nitzan, Divon MS, Shporen E, Malik Z. 2004. ALA Induced Photodynamic Effect on Gram Positive and Negative bacteria. Journal of Photochemistry & Photobiology.

Pavic, S., Brett, M., Petric, I., Lastre, D., Smoljanovic, M., Atkinson, M., et al. 2005. An outbreak of food poisoning in a kindergarten caused by milk powder containing toxigenic Bacillus subtilis and Bacillus licheniformis, pp 20-22.

Ro’isah, Khoirur. 2019. Pengaruh pemaparan Light Emitting Dide (LED) terhadap pertumbuhan bakteri Listeria monocytogenes Ph, dan organoleptik pada jus apel. Skripsi. Jurusan Fisika. UIN Maulana Malik Ibrahim Malang

Steel, C.J. dan J.H. Torrie.1995. Prinsip dan Prosedur Statistik. PT. Gramedia. Jakarta.

Sudono, A., F. Rosdiana dan S. Budi. 2003. Beternak Sapi Perah. PT. Agromedia Pustaka, Jakarta.

Suwito,widodo. 2016. Bakteri yang Sering Mencemari Susu: Deteksi, Patogenesis, Epidemiologi, dan Cara Pengendaliannya. Balai Pengkajian Teknologi Pertanian Yogyakarta : Yogyakarta.

Winarno F.G. 2004. Kimia Pangan dan Gizi. PT Gramedia Pustaka Utama. Jakarta.




DOI: http://dx.doi.org/10.28926/briliant.v6i1.590

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2021 Briliant: Jurnal Riset dan Konseptual

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.

Published by:

Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat

Universitas Nahdlatul Ulama Blitar