Analisis Tuturan Lara Pangkon dalam Upacara Temu Manten Masyarakat Kecamatan Ngantang Kabupaten Malang: Sebuah Kajian Pragmatik

Trisnian Ifianti, Enis Fitriani

Abstract


Tujuan dari analisis tuturan Lara Pangkon upacara temu manten masyarakat Ngantang guna mengetahui makna eksplisit dan makna implisit tuturan. Penelitian deskriptif kualitatif ini menggunakan sumber data tuturan dalam Lara Pangkon, yakni data tulis dan data lisan. Pemerolehan data melalui observasi, wawancara, simak catat, dan dokumentasi. Data dianalisis dengan cara: (a) transkrip dan penerjemahan data, (b) klasifikasi data, (c) analisis data, dan (d) penarikan kesimpulan hasil penelitian. Hasil penelitian menunjukkan 15 tuturan yang dianalisis merupakan 7 tuturan eksplisit dan 8 tuturan implisit. Masyarakat Kecamatan Ngantang menggunakan tuturan bermakna implisit selain warisan nenek moyang juga merupakan petuah atau nasihat dalam kehidupan.


Keywords


Upacara_temu_manten;Lara Pangkon; Masyarakat_Kec_ Ngantang

References


Addurrahman. 2011. Pragmatik; Konsep Dasar Memahami Konteks Tuturan. (Online),(www.researchgate.net/publication/283403378_pragmatik_konsep_d asar_memahami_konteks_tuturan, diakses tanggal 15 Juli 2020).

Chaer, Abdul dan Agustina, Leonie. 2004. Sosiolinguistik Perkenalan Awal. Jakarta: Rineka Cipta.

Chaer, Abdul. 2010. Kesantunan Berbahasa. Jakarta: Rineka Cipta

Danandjaja, James. 1984. Folklor Indonesia. JakartaPustaka Grafiti Press

Jamhar. Ramadhan. 2019. Analisa Tuturan Upacara Adat Peminanagan Masyarakat Suku Kedang Omesuri Kabupaten Lembata (Sebuah Kajian Pragmatik) (online) (http://ejournal.umbandung.ac.id/index.php/RASI/article/view/45) diakses tanggal 6 Agustus 2020

Larson, L. Mildred. 1984. Meaning Based Translation: A Guide to Cross- Langugae Equivalence. Lanham: University Press of America

Lyons, John. 1981. Language and Linguistic. Cambridge: Cambridge University Press.

Moleong, Lexy J, 2008. Metodologi Penelitian Kualitatif. Bandung: Remaja Rosda Karya.

Nadar, F.X. 2009. Pragmatik dan Penelitian Pragmatik. Yogyakarta: Graha Ilmu.

Nadzir, Muhamad. 2017. Tindak Tutur dalam Adat Melamar pada Masyarakat Kambowa Kabupaten Buton Utara. Jurnal Bastra, 1(4): 1-20, (online), (http://ojs.uho.ac.id/index.php/BASTRA/article/view/2341)

Pateda, Mansoer. 2001. Semantik Leksikal. Jakarta: Rineka Cipta.

Wijana, I Dewa Putu. 1996. Dasar-dasar Pragmatik. Yogyakarta: Andi Offset.

Yule, George. 1996. Pragmatics. Oxford: Oxford University Press.

Yule, George. 2006. Pragmatik. Yogyakarta: Pustaka Pelajar.

Departemen Pendidikan Nasional. 2005. Kamus Besar Bahasa Indonesia (edisi 3). Jakarta: Balai Pustaka.

Yuniseffendri. Modul 1: Pragmatik Selayang Pandang. (Online), (repository.ut.ac.id/4754/1/PBIN4212-M1.pdf, diakses tanggal 29 Agustus 2020

Selayang Pandang Kabupaten Malang: (Online), https://sippa.ciptakarya.pu.go.id/sippa_online/ws_file/dokumen/rpi2jm/, diakses tanggal 25 Juli 2020




DOI: http://dx.doi.org/10.28926/briliant.v6i1.585

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2021 Briliant: Jurnal Riset dan Konseptual

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.

 

Published by:

Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat

Universitas Nahdlatul Ulama Blitar