Pemanfaatan Sumber Bacaan Berbasis Augmented Reality Untuk Gerakan Literasi Di Sekolah Dasar

Heri Setiawan, Styo Mahendra Wasita Aji, Itsna Oktaviyanti, Ilham Syahrul Jiwandono, Awal Nur Kholifatur Rosyidah, Ida Bagus Kade Gunayasa

Abstract


Abstrak: Kajian ini bertujuan untuk menganalisis potensi pemanfaatan sumber bacaan berbasis augmented reality untuk gerakan literasi di sekolah dasar. Metode yang digunakan yaitu melakukan kajian literature (literature review) dengan menganalisis tentang gerakan literasi di sekolah dasar, literasi dan teknologi, dan sumber bacaan augmented reality. Berdasarkan analisis dihasilkan gambaran langkah-langkah yang dapat digunakan untuk memanfaatkan sumber bacaan berbasis augmented reality yaitu melalui: (1) mempersiapkan bahan bacaan; (2) memilih bahan bacaan; (3) menginstal aplikasi untuk buku berbasis augmented reality pada gawai; (4) kegiatan membaca ; dan (5) kegiatan diskusi. Pemanfaatan ini diharapkan dapat mendorong siswa semakin memiliki gairah berliterasi.

Keywords


Sumber bacaan, Augmented Reality, Gerakan Literasi

References


Christina Sterbenz. 2015. Here's who comes after Generation Z and they'll be the most transformative age group ever, (online), (https://www.businessinsider.com), diakses 1 September 2020

Toottel, Holle. 2014. Generation alpha at the intersection of technology, play and motivation, (online), (https://ro.uow.edu.au/eispapers/2068/), diakses 1 September 2020

Khotimah, K, Sadijah, C, Akbar, S. 2018. Pelaksanaan Gerakan Literasi Sekolah. Jurnal Pendidikan: Teori, Penelitian, dan Pengembangan. 3(11), 1488-1499.

Hidayat, M.H, Basuki, I.A, Akbar, S,. 2018. Gerakan Literasi di Sekolah Dasar. Jurnal Pendidikan: Teori, Penelitian, dan Pengembangan. 3(6), 810-816.

OECD. 2018. PISA 2018 Result, (online), (www.oecd.org), diakses 1 September 2020

Kemendikbud.2016. Panduan Gerkan Literasi Sekolah di Sekolah Dasar. Jakarta: Direktorat Jenderal Pendidikan Dasar dan Menengah Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia.

Degeng, N.S. 2013. Ilmu Pembelajaran. Bandung: Kalam Hidup

Dahar, R.W. 2013. Teori Belajar dan Pembelajaran. Jakarta: Erlangga

Azuma, R.T. 1997. A Survey of Augmented Reality. 6(4), 355-385.

Kesim, M., Ozarslan, Y. 2012. Augmented reality in education: current technologies and the potential for education. Procedia - Social and Behavioral Sciences 47. 297-302. mizanapps.com/augmented-reality.

Setiawan, H., Aji, S.M.W., & Aziz, A. 2019. Puisi Berbasis Karya Gambar: Upaya Penguatan Literasi Siswa SD Kelas Tinggi. Inteligensi: Jurnal Ilmu Pendidikan, 2 (1), 50-60. (Retrieved from https://jurnal.unitri.ac.id/index.php/inteligensi/article/view/1559), , diakses 1 September 2020.

Setiawan, H., Aji, S.M.W., Aziz, A. 2020. Tiga Tantangan Guru Masa Depan Sekolah Dasar Inklusif. Briliant: Jurnal Riset dan Konseptual. 5 (2), DOI: http://dx.doi.org/10.28926/briliant.v5i2.458. (Diterima dari https://jurnal.unublitar.ac.id/index.php/briliant/article/view/458) , diakses 1 September 2020.

Suryaningsih, Arifah. 2019. Gagasan Pengembangan Augmented Reality pada Buku Bacaan sebagai Upaya Meningkatkan Minat Baca Siswa (Adaptasi Percepatan Literasi dari Korea Selatan). Jurnal Ide Guru, 4 (1) Edisi Khusus Pelatihan Guru di Luar Negeri, (diakses dari https://jurnal-dikpora.jogjaprov.go.id/index.php/jurnalideguru/issue/archive) , diakses 1 September 2020.




DOI: http://dx.doi.org/10.28926/briliant.v6i1.554

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2021 Briliant: Jurnal Riset dan Konseptual

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.

 

Published by:

Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat

Universitas Nahdlatul Ulama Blitar