Implementasi Peta Pikiran (Mind Mapping) dalam menguasai Teori Kejuruan, untuk Meningkatkan Hasil Belajar Siswa Pada Mata Pelajaran Produktif siswa kelas X Tata Kecantikan Rambut

Made Sumiati

Abstract


Siswa Tata Kecantikan Rambut kelas X tahun ajaran 2010/2011, rata-rata memiliki kemampuan akademik tergolong kurang. Mayoritas siswa kesulitan memahami teori, baik normatif, adaptif dan produktif. Pemahaman teori kejuruan sangat diperlukan tidak cukup mencapai KKM 75. Penelitian ini dilakukan guna menemukan model pembelajaran yang membantu siswa agar lebih mengerti, merangsang motivasi dan minat dalam belajar dengan pengelolaan kelas yang tepat yakni menerapkan teknik peta pikiran (Mind Mapping). Penelitian dilaksanakan dalam dua siklus, mulai bulan April hingga Juni 2011. Setiap siklus membahas Kompetensi Dasar yang berbeda dari dua Standar Kompetensi, yaitu melakukan pratata dengan Kompetensi Dasar; menjelaskan teknik pratata rambut sesuai dengan alat yang  digunakan dan melakukan penataan (Hair Styling) dan menjelaskan Desain Penataan Rambut (Hair Styling). Siswa lebih mudah mengingat materi pelajaran dalam waktu yang singkat. Hasil penelitian menunjukkan bahwa antusias siswa dalam belajar dan prestasi belajar mereka meningkat, terlihat dari keaktifan di kelas pada siklus I sampai II, yaitu dari rerata 78 menjadi 88, serta hasil tes teori pada siklus II rerata 85,67.


Keywords


Mind Mapping; teori kejuruan; tata kecantikan rambut; SMK

References


Bany, Z. U., Sunnati, & Darman, W. (2014). Perbandingan Efektifitas Penyuluhan Metode Ceramah dan Demonstrasi Terhadap Pengetahuan Kesehatan Gigi dan Mulut Siswa SD. Cakradonya Dental Journal.

Buran, A., & Filyukov, A. (2015). Mind Mapping Technique in Language Learning. Procedia - Social and Behavioral Sciences. https://doi.org/10.1016/j.sbspro.2015.10.010

Crowe, M., & Sheppard, L. (2012). Mind mapping research methods. Quality and Quantity. https://doi.org/10.1007/s11135-011-9463-8

D’Antoni, A. V., Zipp, G. P., Olson, V. G., & Cahill, T. F. (2010). Does the mind map learning strategy facilitate information retrieval and critical thinking in medical students? BMC Medical Education. https://doi.org/10.1186/1472-6920-10-61

Deliany, N., Hidayat, A., & Nurhayati, Y. (2019). Penerapan Multimedia Interaktif untuk Meningkatkan Pemahaman Konsep IPA Peserta Didik di Sekolah Dasar. Educare. https://doi.org/10.36555/educare.v17i2.247

Edwards, S., & Cooper, N. (2010). Mind mapping as a teaching resource. Clinical Teacher. https://doi.org/10.1111/j.1743-498X.2010.00395.x

Fakhriyanur. (2016). Pengembangan Media Pembelajaran Interaktif teknik Animasi 2 Dimensi Berbasis Adobe Flash Untuk Siswa kelas XI Multimedia Di SMK Muhammadiyah 1 Yogyakarta. In Jurnal Pendidikan Teknik Elektronika.

Febiharsa, D., & Djuniadi, D. (2018). Pengembangan Media Pembelajaran Interaktif 3 Dimensi untuk Pembelajaran Materi Pengenalan Lingkungan Pada Anak Usia Dini di Indonesia. Journal of Studies in Early Childhood Education (J-SECE). https://doi.org/10.31331/sece.v1i1.590

Hajar, Y. ., & Sari, V. T. A. (2018). Analisis kemampuan pemecahan masalah siswa smk ditinjau dari disposisi matematis. Inspiramatika.

Hastuti, A., & Budianti, Y. (2014). Pengaruh Penggunaan Media Audio Visual Terhadap Hasil Belajar Siswa Pada Mata Pelajaran Ipa Kelas Ii Sdn Bantargebang Ii Kota Bekasi. Pedagogik.

Hayati, N., & Harianto, F. (2017). Hubungan Penggunaan Media Pembelajaran Audio Visual dengan Minat Peserta Didik pada Pembelajaran Pendidikan Agama Islam di SMAN 1 Bangkinang Kota. Al-Hikmah: Jurnal Agama Dan Ilmu Pengetahuan. https://doi.org/10.25299/al-hikmah:jaip.2017.vol14(2).1027

Hsiung, C. M. (2012). The effectiveness of cooperative learning. Journal of Engineering Education. https://doi.org/10.1002/j.2168-9830.2012.tb00044.x

Johnson, D. W., Johnson, R. T., & Smith, K. A. (2014). Cooperative Learning: Improving University Instruction by Basing Practice on Validated Theory. Journal of Excellence in College Teaching. https://doi.org/10.1080/19397030902947041

L.E., E. P. (2018). COOPERATIVE LEARNING DENGAN MODEL TGT (TEAMS GAMES TOURNAMENT) MATERI BILANGAN BULAT BAGI SISWA KELAS IV SEKOLAH DASAR. Buana Matematika : Jurnal Ilmiah Matematika Dan Pendidikan Matematika. https://doi.org/10.36456/buana_matematika.7.2:.1048.85-88

Purnomo, K. I., Murti, B., Suriyasa, P., Program, 1, Magister, S., Keluarga, K., & Uns, P. (2013). Perbandingan Pengaruh Metode Pendidikan Sebaya Dan Metode Ceramah Terhadap Pengetahuan Dan Sikap Pengendalian Hiv/Aids Pada Mahasiswa Fakultas Olahraga Dan Kesehatan Universitas Pendidikan Ganesha. Jurnal Magister Kedokteran Keluarga.

Slavin, R. E. (2010). Cooperative learning. In International Encyclopedia of Education. https://doi.org/10.1016/B978-0-08-044894-7.00494-2

Sobah Ch., S. N., Suherman, A., & Wiharna, O. (2018). Penerapan Metode Pembelajaran Drill untuk Mengatasi Kesulitan Belajar Siswa pada Mata Pelajaran Gambar Teknik. Journal of Mechanical Engineering Education. https://doi.org/10.17509/jmee.v4i2.9640

Sudarsana, I. K., Nakayanti, A. R., Sapta, A., Haimah, Satria, E., Saddhono, K., … Mursalin, M. (2019). Technology Application in Education and Learning Process. Journal of Physics: Conference Series. https://doi.org/10.1088/1742-6596/1363/1/012061

Susanto, A. (2017). Pemanfaatan ICT (Informations and Communication Technologies) dalam Pembelajaran Anak Usia Dini. Tarbawy : Jurnal Pendidikan Islam. https://doi.org/10.32923/tarbawy.v4i2.820

Ulfa, S. (2016). Pemanfaatan teknologi bergerak sebagai media pembelajaran bagi anak usia dini. Edcomtech.




DOI: http://dx.doi.org/10.28926/briliant.v5i3.534

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2020 Briliant: Jurnal Riset dan Konseptual

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.

 

Published by:

Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat

Universitas Nahdlatul Ulama Blitar