Analisis Kesalahan Siswa dalam Mengerjakan Soal Pada Materi Trigonometri Ditinjau dari Strategi Kuis

Gusti Ayu Mahayukti, Made Juniantari

Abstract


Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi kesalahan yang dilakukan siswa dalam menyelesaikan soal Trigonometri ditinjau dari strategi kuis yang digunakan dan untuk mengidentifikasi faktor-faktor penyebab kesalahan siswa dalam mengerjakan soal. Subjek penelitian adalah siswa kelas X MIPA 4 dan kelas X MIPA 5 SMA Negeri 1 Negara. Dalam penelitian ini, strategi kuis yang digunakan untuk siswa MIPA 5 adalah melalui media Kahoot sedangkan siswa kelas MIPA 5 melalui media WhatsApp. Data dikumpulkan dengan teknik tes uraian dan teknik wawancara. Hasil analisis data menunjukkan persentase kesalahan konsep, prosedur dan komputasi yang dilakukan oleh siswa kelas X MIPA 4 lebih rendah daripada siswa kelas X MIPA 5. Hal ini berarti strategi kuis yang digunakan merupakan salah satu faktor penyebab kesalahan siswa dalam mengerjakan soal.


Keywords


Kahoot; WhatsApp; Kuis; Trigonometri

References


Bahruddin, A. 2007. Pendidikan Alternatif Qaryah Thayyibah. Yogyakarta: LKIS.

Baharuddin & Makin, M. 2007. Pendidikan Humanistik (Konsep, Teori dan Aplikasi Praksis dalam Dunia Pendidikan). Yogjakarta: Ar-Ruzz Media.

Bauer, T., Kniffin, L. E., & Priest, K. L. (2015). The Future of Service-Learning and Community Engagement: Asset-Based Approaches and Student Learning in First-Year Courses Service-Learning in a First-Year Course. Michigan Journal of Community Service Learning, 22(1), 89–92. Retrieved from https://files.eric.ed.gov/fulltext/EJ1137421.pdf

Combs, P. H. & Ahmed, M. 1985. Memerangi Kemiskinan di Pedesaan Melalui Pendidikan Non-Formal. Jakarta: Rajawali.

Eyler, J. S., Giles, D. E., Stenson, C. M., & Gray, C. J. (2001). At A Glance: What We Know About The Effects of Service Learning on Student, Faculty, Institutions, and Communities, 1993-2000: Third Edition. Nashville, TN: Vanderbilt University Press.

Ferguson, A. (2006). Making the Case for Service-Learning in First-Year Programs. The Vermont Connection, 27.

Galbraith, M. W. (1995). Community-Based Organizations And The Delivery Of Lifelong Learning Opportunities.

Keraf, A. S. (2014). Filsafat lingkungan hidup, alam sebagai sebuah sistem kehidupan. Yogyakarta: Kanisius

Ma’arif, S., Kholiq, A., & Elizabeth, M.Z. 2012. School Culture di Madrasah dan Sekolah. Semarang: IAIN Walisongo Semarang.

McBeth, W. & Volk, T.L. (2010). The national environmental literacy project: a baseline study of middle grade students in the United States. The Journal of Environmental Education, 41(1)

Melaville, A., Berg, A. C., & Blank, M. J. (2006). Community Based Learning Engaging Students for Succes and Citizenship. https://doi.org/10.1002/TRTR.01099

National Research Council. (2009). A New Biology for the 21st Century. In A New Biology for the 21st Century. Washington, DC: The National Academies Press. https://doi.org/10.17226/12764

Perrotti, C. (2019). Review Essay: The Campus and the Neighborly Community. Michigan Journal of Community Service Learning, 25(2). https://doi.org/10.3998/mjcsloa.3239521.0025.205

Rosyada, D. (2007). Paradigma Pendidikan Demokratis: Sebuah Model Pelibatan Masyarakat dalam Penyelenggaraan Pendidikan. Jakarta: Kencana Perdana Media.

Rusmawan. (2017). Ecoliteracy Dalam Konteks Pendidikan Ips. Jurnal Sosio Didaktika: Social Science Education Journal, 4 (2)

Wickersham, C., Westerberg, C., Jones, K., & Cress, M. (2016). Pivot Points: Direct Measures of the Content and Process of Community-based Learning. Teaching Sociology, 44(1), 17–27. https://doi.org/10.1177/0092055X15613786

Zlotkowski, E. (1995). Does Service Learning Have a Future? Michigan Journal of Community Service Learning. 2(1), 123–133.

Undang-Undang Republik Indonesia Nomer 20 Tahun 2003 Tentang Sistem Pendidikan Nasional. http://kemenag.go.id/file/dokumen/UU2003.pdf




DOI: http://dx.doi.org/10.28926/briliant.v5i4.523

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2020 Briliant: Jurnal Riset dan Konseptual

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.

 

Published by:

Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat

Universitas Nahdlatul Ulama Blitar