Analisis Potensi Wilayah untuk Pengembangan Komoditas Ternak Ruminanisa di Provinsi Jawa Timur

Didik Nur Edi

Abstract


Analisis potensi wilayah diperlukan sebagai arah pengembangan yang tepat. Tujuan kajian ini adalah untuk mengidentifikasi wilayah pengembangan peternakan ruminansia di Provinsi Jawa Timur. Metode yang digunakan adalah analisis kepadatan ternak dan Location quotient. Data yang digunakan adalah data sekunder dari Jawa Timur Dalam Angkat Tahun 2020. Metode yang digunakan adalah deskriptif analitis. Prioritas pertama pengembangan ternak ruminansia di Kabupaten Banyuwangi (kerbau, domba), kedua di Gresik (kambing, domba) dan ketiga di Jombang (kambing, domba) serta Sidoarjo (sapi perah, kerbau, kambing, domba). Basis sapi potong di Sampang, kambing di Trenggalek, domba di Sidoarjo, sapi perah di Kota Batu, kerbau di Kota Malang.


Keywords


kepadatan ternak; Location quotient; pengembangan

References


Arsad. 2017. Analisis Potensi Wilayah Untuk Pengembangan Usaha Ternak Sapi Potong Di Kecamatan Bontotiro Kabupaten Bulukumba. Skripsi. Jurusan Ilmu Peternakan. Fakultas Sains Dan Teknologi Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar

Ashari, F., E. Juarini, Sumanto, B. Wibowo dan Suratman. 1995. Pedoman analisis potensi wilayah penyebaran dan pengembangan peternakan. Balai Penelitian Ternak dan Direktorat Bina Penyebaran dan Pengembangan Peternakan. Jakarta.

BPS Provinsi Jawa Timur. 2018. Provinsi Jawa Timur dalam angka 2018. Provinsi Jawa Timur.

BPS Provinsi Jawa Timur. 2020. Provinsi Jawa Timur dalam angka 2020. Provinsi Jawa Timur.

Darsono, W., Putri, E.I.K., dan Nahrowi. 2016. Prioritas Wilayah Pengembangan Ternak Ruminansia di Kabupaten Tasikmalaya. Jurnal Ilmu Produksi dan Teknologi Hasil Peternakan, 04(3):356-363

Faijah, N., dan Wahbi, A. A. 2014. Metode Spasial Dalam Memetakan Sektor Peternakan Unggulan di Indonesia. Journal of Applied Business and Economics. 1(2):135-145

Iyai1, D.A., Sumule, A.I., Sagrim, M. dan Baransano, M. 2016. Asesmen Cepat Potensi Komoditas Unggulan Peternakan Dataran Tinggi Pegunungan Arfak, Papua Barat. Jurnal Sain Peternakan Indonesia, 11(2):82-88

Iswardianingrum, W.A. 2009. Potensi Subsektor Peternakan Dan Strategi Pengembangannya Di Kabupaten Lombok Timur Provinsi Nusa Tenggara Barat. Tesis. Program Studi Magister Ekonomika Pembangnnan Kelompok Bidang Ilmu-Ilmu Sosial. Fakultas Ekonomika dan Bisnis. Universitas Gadjah Mada Yogyakarta

Matitaputty, P.R., dan Kuntoro, B. 2010. Potensi Dan Strategi Pengembangan Kawasan Peternakan Ruminansia Dan Pemanfaatan Limbah Tanaman Pangan Di Kabupaten Maluku Tenggara Barat (MTB). Jurnal Peternakan, 7(2):70-81

Peraturan Kepala Badan Pusat Statistik Nomor 37 Tahun 2010 Tentang Klasifikasi Perkotaan dan Perdesaan Indonesia

Rahman, T. 2018. Studi Perencanaan Pengembangan Kawasan Ternak Di Kabupaten Pamekasan. Jurnal Ilmiah Rekayasa. 11(1):60-73

Rohaeni, E. S. 2014. Analisis Potensi Wilayah Untuk Pengembangan Usaha Ternak Sapi Potong Di Kabupaten Tanah Laut, Kalimantan Selatan. Prosiding Seminar Nasional “Inovasi Teknologi Pertanian Spesifik Lokasi

Samli, A. 2012. Analisis Pengembangan Kota Berdasarkan Kondisi Fisik Wilayah Kota Masohi Ibu Kota Kabupaten Maluku Tengah. Jurnal Plano Mandani. 1(1) : 74-85

Sudrajat, E. 2017. Analisis Location Quotient (LQ) Tentang Potensi Pengembangan Sapi Rakyat Di Kabupaten Gowa. Skripsi. Jurusan Ilmu Peternakan. Fakultas Sains Dan Teknologi Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar

Suhaema, E. Widiatmaka, dan Tjahyono, B. 2014. Pengembangan Wilayah Peternakan Sapi Potong Berbasis Kesesuaian Fisik Lingkungan Dan Kesesuaian Lahan Untuk Pakan Di Kabupaten Cianjur. J. Tanah Lingk., 16(2):53-60

Sumanto dan Juarini, E. 2004. Potensi Kesesuaian Lahan Untuk Pengembangan Ternak Ruminansia Di Propinsi Nusa Tenggara Timur. Seminar Nasional Teknologi Peternakan dan Veteriner 2004




DOI: http://dx.doi.org/10.28926/briliant.v5i3.473

Refbacks



Copyright (c) 2020 Briliant: Jurnal Riset dan Konseptual

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.

 

Published by:

Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat

Universitas Nahdlatul Ulama Blitar