Peningkatan Ketuntasan Hasil Belajar Kimia pada Materi Hidrokarbon Melalui Model Pembelajaran Deduktif Siswa Kelas XI IPA

Yuliastuti Yuliastuti

Abstract


Siswa kelas XI IPA 1 di SMAN 4 Kota Blitar pada ulangan blok 1 hanya mencapai ketuntasan belajar kimia sebesar 52,33% siswa. Tujuan penulisan ini adalah untuk mengetahui peningkatan hasil belajar dan kreatifitas siswa Sekolah Menengah Atas Negeri 4 Kota Blitar setelah menggunakan model pembelajaran deduktif. Model pembelajaran deduktif merupakan model pembelajaran yang mengajarkan mata pelajaran berupa konsep atau penggeneralisasian yang cara penyajian pelajaran ini diawali dengan proses berfikir yang bertolak dari pernyataan bersifat umum dan lebih bersifat terbuka sehingga memberikan kesempatan lebih banyak pada siswa untuk menemukan gagasan baru hasil pemprosesan informasi selama proses pembelajaran. Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas yang terdiri dari tiga siklus. Masing-masing siklus meliputi menyatakan abstraksi, ilustrasi contoh yang dibuat siswa, dan penutup. Adapun fokus dalam penelitian ini adalah hasil belajar dan kreatifitas siswa kelas XI IPA 1 SMAN 4 Kota Blitar tahun ajaran 2019/2020. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah metode observasi, tes akhir siklus dan angket. Hasil dari penelitian ini adalah rata-rata hasil belajar siswa pada siklus II adalah 2,46 pada siklus II adalah 2,78 dan pada siklus III adalah 3,17, sehingga dalam prestasi ketuntasan belajar pada siklus I adalah 75,55%, siklus II naik menjadi 76,66% dan pada siklus III naik menjadi 82,32%. Kesimpulan dari penelitian ini adalah model pembelajaran deduktif dapat meningkatkan hasil belajar siswa. Saran dari penelitian ini adalah dianjurkan untuk model pembelajaran deduktif perlu diterapkan sebagai salah satu alternatif kegiatan belajar mengajar pada pokok bahasan yang sesuai dengan indikator hasil belajar.

Keywords


Ketuntasan, Hasil Belajar, Model Deduktif

References


Amin, Siti. (2001). Model deduktif. Surabaya : Unesa University Press

Arikunto, Suharsini. (2003). Dasar- Dasar Evaluasi Pendidikan (Edisi Revisi). Jakarta : Rineka Cipta

Direktorat Pendidikan Menengah Umum. (2005). Kurikulum 2006 SMA/MA Pedoman Khusus Pengembangan Silabus dan Penilaian Mata Pelajaran Kimia. Jakarta : DEPDIKNAS

Purba, Michael. (2002). Kimia untuk SMA/MA Kelas 1 Jilid 1 B. Jakarta : Erlangga.

Riduwan. (2005). Skala Pengukuran Variabel-Variabel Penelitian. Bandung : CV. Alfabeta Bandung.

Sudjana, Nana. (1998). Dasar-Dasar Proses Belajar Mengajar. Bandung: Sinar Baru Algasindo.

Sudjana, Nana. (2005). Dasar-Dasar Proses Belajar Mengajar. Bandung: Sinar Baru Algasindo.

Tim Yudhistira. (2007). Kimia Kelas 1 SMA/MA Semester Kedua. Jakarta : Yudhistira.




DOI: http://dx.doi.org/10.28926/briliant.v5i1.445

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2020 Briliant: Jurnal Riset dan Konseptual

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.

 

Published by:

Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat

Universitas Nahdlatul Ulama Blitar