Analisis Kestabilan dan Travelling Wave pada Model Penyebaran Virus Ebola

MN Haqqul Qomarudin, ADS Carnelia Metyana, Y Nur Afifah

Abstract


Virus Ebola disebabkan oleh infeksi virus Ebola yang disebut Ebola Virus Disease (EVD). Virus Ebola merupakan virus yang masuk kedalam family Filoviridae. Penyebaran Virus Ebola terjadi karena kontak langsung antar individu melalui kulit yang rusak atau membran selaput lendir atau objek seperti jarum. Sedangkan objek penularannya yaitu cairan tubuh yang terinfeksi. Penyebaran penyakit Ebola selanjutnya diamati menggunakan model matematika SEIR yang terdiri atas empat variable states yang berbeda.  Dalam hal ini pengamatan mengenai kestabilan model tersebut dilakukan guna mengetahui tingkah laku sistem agar lebih mudah memahami mengenai penyakit tersebut. Selanjutnya pengamatan tingkah laku sistem dilakukan dengan mengkonstruksikan model travelling wave sedemikian hingga didapatkan kecepatan minimum  dan  yang dibutuhkan agar terjadi gelombang penyebaran penyakit tersebut. Pada tahap terakhir isimulasi dilakukan menggunakan Matlab agar data tersebut lebih mudah  dilihat, dibaca dan, dipahami. Dalam hal ini, model matematika ini dapat menjadi bahan pertimbangan  atas tindakan  pencegahan penyakit yang disebabkan oleh virus Ebola.

Keywords


mathematics modelling

References


Haqqul, M. N., Hariyanto, & Erna A. 2017. The Bifurcation and Traveling Wave Existence Analysis of Spreading Virus Ebola Model. Applied Mathematical Sciences, 11 (51): 2505-2525.

Hasrina. 2015. Model SIR (Susceptible, Infectious and Recovered) Pada Penyebaran Penyakit Tuberkulosis di Kota Makassar. Skripsi tidak diterbitkan. Makassar: Fakultas MIPA Universitas.Negeri Makassar.

Himawan, A., S. Budi W., & Supriyono. 2017. Pemodelan Matematika Penyebaran Penyakit Ebola dengan Model Epidemi SIR Pada Populasi Manusia Tak Konstan Dengan Treatment. Unnes Journal of Mathematics, 6 (2): 154-167.

Kousar, N., R. Mahmood, M. Ghalib. 2016. A Numerical Study of SIR Epidemic Model. International Journal of Sciences: Basic and Applied Research (IJSBAR), 25 (2): 354-363.

Liu, W. M. 1994. Criterion of Hopf Bifurcations without Using Eigenvalues. Journal of Mathematical Analysis and Applications. 182 (1), pp: 250-256.

Meyers, L., Frawley T., Goss S., & Kang C. 2015. Ebola Virus Outbreak 2014: Clinical Review for Emergency Phsicians. Annals of Emergency Medicine, 65 (1), January 2015.

Muntoyimah, N., Widowati, YD. Sumanto. 2017. Analisis Kestabilan Model Penyebaran Virus Ebola. Jurnal Matematika, 20 (2): 103-110.

Nur, W., Nurul M. A. 2016. Solusi Numerik Model Umum Epidemik Susceptible, Infected, Recovered (SIR) dengan Menggunakan Metode Modified Milne-Simpson. Jurnal Saintifik, 2 (2): 142-146.

Side, S., Sukarna, & Arli M. U. 2017. Solusi Numerik Model SIR pada Penyebaran Penyakit Tuberkulosis dengan Metode Runge-Kutta, (Online), (http://eprints.unm.ac.id/5918/), diakses 2017.

Wiggins, S. (2003). Introduction to applied nonlinear dynamical systems and chaos (Vol. 2). New York: Springer.




DOI: http://dx.doi.org/10.28926/briliant.v5i2.441

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2020 Briliant: Jurnal Riset dan Konseptual

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.

 

Published by:

Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat

Universitas Nahdlatul Ulama Blitar