Peranan Nomor Kontrol Veteriner Terhadap Jaminan Mutu Keamanan Produk Hasil Peternakan

Lestariningsih Lestariningsih, Muhammad Sabiqun Nada, Muhammad Yusuf Yasin, Siti Ropida, Muhammad Khoirul Abidin

Abstract


Bahan pangan asal ternak seperti daging, telur, dan susu  maupun olahannya mudah tercemar oleh mikroba yang menyebabkan bahan pangan asal ternak mudah rusak. Jika produk rusak dikonsumsi maka dapat berbahaya bagi konsumen. Oleh karena itu perlu dilakukan penyimpanan. Dalam proses tersebut diperlukan kontroling yang bertugas mengawasi dan memberikan kontrol terhadap keamanan pangan produk diantaranya Nomor Kontrol Veteriner (NKV). Nomor Kontrol Veteriner merupakan sertifikat yang berfungsi sebagai bukti tertulis yang sah suatu unit usaha peternakan yang telah memenuhi persyaratan higiene sanitasi sebagai dasar kelayakan jaminan keamanan pangan asal hewan. Permohonan memperoleh NKV salah satunya bertujuan untuk pengawasan dan juga pemantauan keamanan pangan asal hewan, serta pelacakan terhadap permasalahan yang berkaitan dengan keamanan pangan asal hewan, dan NKV juga dapat menjadi identitas dari suatu unit perusahaan tersebut.


Keywords


NKV, GMP, SSOP, dan ASUH

References


Ananta, R. (2008). Sistem managemen mutu dan keamanan pangan pada perusahaan jasa boga. Jurnal Kesehatan Masyarakat Nasional, 2(6), 263 - 272.

Astuti, A., Pratama, Y., & Setiani, B. E. (2019). Analisis pola konsumsi dan pengetahuan konsumen terhadap keamanan pangan produk bakso curah di Kecamatan Tembalang Semarang. Jurnal Teknologi Pangan, 3(2), 181 - 185.

Atmoko, T. (2017). Peningkatan higiene sanitasi sebagai upaya menjaga kualitas makanan dan kepuasan pelanggan di Rumah Makan Dhamar Palembang. Khasanah Ilmu Jurnal Pariwisata dan Budaya, 8(1).

Ayustaningwarno, F. (2014). Teknologi Pangan : teori praktis dan aplikasi. Yogyakarta: Graha Ilmu.

Azis, R., & Lestariningsih. (2018). Pelatihan pengolahan nugget sayuran untuk meningkatkan produktivitas anggota pendamping keluarga harapan di Desa Jatinom Blitar. Briliant : Jurnal Riset dan Konseptual, 3(2), 230 - 236.

Chotiah, S. (2020). Beberapa bakteri patogen yang mungkin dapat ditemukan pada susu sapi dan pencegahannya. Seminar Nasional prospek Industri Sapi Perah Menuju Perdagangan Bebas.

Juliyarsi, I., Melia, S., & Novia, D. (2019). Perbaikan sanitasi dan higienis kerupuk kulit IKM Aulia di Kabupaten Agam Provinsi Sumatera Barat. Jurnal Dedikasi Masyarakat, 3(1), 26 - 35.

Katoch, V. (2003). Infections due to non tuberculous mycobacteria (NMT). Indian Journal Med Res., 290 - 304.

Kusumaningsih. (2010). Beberapa bakteri patogenik penyebab foodborne disease pada bahan pangan asal hewan. Jurnal Wartazoa, 20(3), 103 - 111.

Lestariningsih, Azis, R., & Khopsoh, B. (2019). Pelatihan pengolahan tepung telur untuk meningkatkan pengetahuan kelompok PKK dan kelompok wanita tani Desa Jatinom Kanigoro Blitar. Briliant : Jurnal riset dan Konseptual, 4(1), 22 - 26.

Mubarok, W. I., & Chayatin, N. (2009). Ilmu Kesehatan Masyarakat. Jakarta: Salemba Medika.

Rizka, S. (2016). Perlindungan konsumen dalam transaksi elektronik. De Lega Lata, 1(2), 430 - 447.

Soeprapto, F., & Adriyani, R. (2009). Penilaian GMP dan SSOP pada bagian pengolahan makanan di Katering X Surabaya dengan metode Skoring sebagai prasyarat penerapa HACCP. The Indonesian Journal of Public Health, 6(1), 30 - 37.

Syakir, M. (2015). Dukungan teknologi peternakan dan veteriner dalam mewujudkan kedaulatan pangan hewani. Prosiding Seminar Nasional Teknologi Peternakan dan Veteriner.

Yuliati, Farida, N., Malaka, R., Prahesti, K., & Murpiningrum, E. (2015). Kualitas fisik susu segar kaitannya antara sanitasi, hygiene, dan adanya kontaminasi Listeria monocytogenes pada peternakan rakyat di Kabupaten Sinjai Sulawesi Selatan. Jurnal Ilmu dan Teknologi Peternakan, 4(1), 23 - 27.




DOI: http://dx.doi.org/10.28926/briliant.v5i1.437

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2020 Briliant: Jurnal Riset dan Konseptual

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.

 

Published by:

Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat

Universitas Nahdlatul Ulama Blitar