Implementasi Penerapan Model Pembelajaran Open Inquiry Untuk Meningkatkan Kemampuan Inquiry Peserta Didik Dalam Mata Pelajaran Biologi Di SMA Negeri 1 Kota Sukabumi

Rohayati Rohayati

Abstract


Penelitian ini dilakukan untuk mengukur pengaruh penerapan model pembelajaran open inquiry dalam meningkatkan kemampuan inquiry peserta didik kelas X IPA2 SMA Negeri 1 Kota Sukabumi mata pelajaran Biologi.

Kemampuan Inquiry yang dimaksud dalam penelitian ini adalah kapasitas/ keadaan seseorang menggunakan rasa ingin tahunya untuk menemukan konten sains dan mengerjakan berbagai tugas dalam suatu pekerjaan sehingga menghasilkan sesuatu yang diharapkan, sedangkan model Open Inquiry dalam penelitian ini yaitu  suatu pola yang sistematis untuk memberikan pengalaman belajar kepada siswa dalam mempelajari konten sains, sebagai upaya tercapainya tujuan dari pembelajaran dengan mengikutsertakan keaktifan siswa untuk mencari tahu solusi permasalahan secara mandiri

Penelitian ini ditunjang dengan metode deskriptif analitik melalui penelitian tindakan kelas yaitu studi yang digunakan untuk mengumpulkan data, mendeskripsikan, mengolah, menganalisa, menyimpulkan, dan menafsirkan data sehingga memperoleh gambaran yang sistematis. 

Analisis data meliputi data informasi tentang keadaan peserta didik sebagai subjek penelitian dilihat dari aspek kualitatif dan kuantitatif. Aspek kuantitatif adalah hasil penilaian belajar dari konsep “Keanekaragaman Hayati ” berupa skor yang diperoleh dari penilaian untuk aspek kognitif, psikomotorik, dan apektif. Aspek kualitatif berupa data catatan guru dan pengamat (observer) yang menggambarkan keadaan proses pembelajaran di dalam kelas.

Hasil penelitian menunjukkan bahwa dengan diterapkannya model pembelajaran open inquiry, hasil belajar peserta didik dalam bentuk kemampuan inquiry biologi dapat ditingkatkan. Hal tersebut diperlihatkan berupa rata-rata nilai hasil ulangan sebesar 71 pada siklus I menjadi  rata-rata nilai 84 pada siklus II, angka ketuntasan hasil belajar 56% dari siklus I menjadi 85% pada siklus II.

Dari uraian di atas peneliti menyimpulkan bahwa penerapan model pembelajaran open inquiry dapat meningkatkan kemampuan inquiry pada peserta didik yang berdampak kepada peningkatan kompetensi hasil belajar.

Keywords


Model Pembelajaran Open Inquiry dan Kemampuan Inquiry

References


Ambarjaya, B. (2012). “Psikologi Pendidikan dan Pengajaran”. Yogyakarta: CAPS (Center for Academic Publisher Service).

Aqib, Z. (2010). Propesionalisme Guru dalam Pembelajaran. Surabaya: Insan Cendekia

Arikunto, S. (2010). Prosedur Penelitian Suatu Pendekatan Praktik. Jakarta: PT Rineka Cipta.

Arikunto, S. (2012). Dasar-dasar Evaluasi Pendidikan. Jakarta: Bumi Aksara.

Darmadi, H. 2011. Metode Penelitian Pendidikan. Bandung: Alfabeta.

Gagne, R. (1985). The Conditions of Learning and Theory of Instruction. New York: Holt, Rinehart & Winston.

Germann, P.J. Aram, A. dan Burke, G. (1996). “Identifying patterns and relationships among the responses of seventh-grade students to the science process skill of designing experiments”. Journal of Research in Science Teaching. 33, 79–99.

Gibson. (1996). Organisasi dan Managemen. Jakarta: Erlangga

Henige, K. (2011). “Undergraduate Student Attitude and Perceptions toward Low- and High-Level Inquiry Exercise Physiology Teaching Laboratory Experiences”. Adv Physiol Educ. 35, 197-205.

Hartono. (2014). Ragam Model Mengajar yang Mudah diterima Murid. Jogjakarta: Bangun Press

Jufri, W. (2013). Belajar dan Pembelajaran Sains. Bandung: Pustaka Reka Cipta.

Kim, H. dan Song, J. (2006). “The features of peer argumentation in middle school students' scientific inquiry”. Research in Science Education. 36,(3), 211-233.

Monk, dkk. (2002). Psikologi Perkembangan: pengantar dalam berbagai bagiannya. Yogyakarta: Gadjah Mada University Press

Muenir. (1998). Pendekatan Manusia dan Organisasi terhadap Pembangunan Kepegawaian. Jakarta: Gunung Agung

Roberts, R. & Gott, R. (1999). “Procedural understanding: its place in the biology curriculum”. School Science Reviews. 81, (294), 19-25.

Robbin. (1996). Perilaku Organisasi, Konsep, Kontropersi, Aplikasi. Jakarta: Prenhalindo

Rustaman, N. (2003). “Literasi Sains Anak Indonesia 2000 dan 2003”. [Online]. Tersedia. http://file.upi.edu. (20 Januari 2015).

Sadeh, I. dan Zion, M. (2009). “The Development of Dynamic Inquiry Performances Within an Open Inquiry Setting: A Comparison to Guided Inquiry Setting”. Journal of Research in Science Teaching. 46,(10), 1137-1160.

Sadeh, I. dan Zion, M. (2011). “Which Type of Inquiry Project Do High School Biology Students Prefer: Open or Guided?”. Science Education, Inquiry. 42, 831–848.

Sudjana, N. (2009). Penelitian dan Penilaian Pendidikan. Bandung: Sinar Baru Algesindo.

Sukardi. (2010). Metodologi Penelitian Pendidikan. Jakarta: Bumi Aksara




DOI: http://dx.doi.org/10.28926/briliant.v5i1.431

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2020 Briliant: Jurnal Riset dan Konseptual

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.

 

Published by:

Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat

Universitas Nahdlatul Ulama Blitar