Pengaruh Komposisi Bahan dan Tekanan Pengepresan pada Pembuatan Biopelet Terhadap Nilai Kalor Hasil Pembakaran

Muhammad Helmi Hakim

Abstract


Keterbatasan bahan bakar minyak menyebabkan diperlukannya energi alternatif untuk memenuhi kebutuhan masyarakat. Cangkang biji mete dan sekam padi merupakan biomassa yang ketersediaanya sangat melimpah untuk dimanfaatkan sebagai bahan bakar alternatif. Pada penelitian ini dibuat biopelet untuk mengetahui nilai kalor dan laju pembakaran dengan variasi komposisi bahan dan tekanan pengepresan. Pembuatan biopelet dilakukan dengan mencampurkan serbuk cangkang biji mete dan serbuk sekam padi dengan perbandingan 100 % : 0 %, 50 % : 50 %, 0 % : 100 % dan tekanan pengepresan  5 x 106 N/m2, 10 x 106 N/m2, 15 x 106 N/m2. Dari hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai kalor tertinggi didapatkan pada bahan 100 % cangkang biji mete dengan tekanan pengepresan 15 x 106 N/m2.

Keywords


Komposisi bahan, Tekanan pengepresan, Biopelet, Nilai Kalor

References


Ditjenbun. (2012). Statistik Perkebunan Indonesia. Jakarta: Departemen Perkebunan dan Kehutanan.

Zaubin, R. dan E. Mulyono. (2000). Peningkatan Daya Saing Jambu Mente Menunjang Agribisnis. Perspektif, Review Penelitian Tanaman Industri. Vol.1 No. 2. Pusat Penelitian Dan Pengembangan Perkebunan. Bogor.

Mulyohardjo, M. (1990). Jambu Mente dan Teknologi Pegolahannya (Anacardium occidentale L). Liberty, Yogyakarta.

Ismunadji, M., (1988). Padi. Buku I, Edisi I, Badan Penelitian dan Pengembangan Pertanian, Bogor

Haryadi., (2006). Teknologi Pengolahan Beras. Gadjah Mada University Press, Yogyakarta.

Samson, R. dan Duxburry, P. (2000). Assesment of Peletized Biofuels. Efficient Agricultural Production-Canada. Quebec. Canada.

Novitrie, Nora Amelia dan Listyani, Yunita Dwi. (2009). Pabrik Phenol Drai Tandan Kosong Kelapa Sawit Dengan Proses Pirolisis. Tugas akhir. Surabaya: Jurusan Teknik Kimia Fakultas Teknologi Industri ITS.

Saputro, dwi dkk. (2012). Karakterisasi Briket Dari Limbah Pengolahan Kayu Sengon Dengan Metode Cetak Panas. Jurnal Prosiding Seminar Nasional Aplikasi Sains & Teknologi (SNAST) Periode III Yogyakarta, 3 November 2012. ISSN: 1979 911X

Samsinar. (2014) Penentuan Nilai Kalor Briket dengan Memvariasikan Berbagai Bahan Baku. Skripsi. UIN Alaudin. Makasar

Jianfeng, S., Shuguang, Z., Xinzhi, L., Houlei, Z., dan Junjie, T., (2010). The Prediction of Elemental Composition of Biomass Based on Proximate Analysis. Energy Conversion and Management, 51:983–987.

Jianfeng, S., Shuguang, Z., Xinzhi, L., Houlei, Z., dan Junjie, T., (2012). Measurement of Heating Value of Rice Husk by Using Oxygen Bomb Calorimeter with Benzoic Acid as Combustion Adjuvant. Energy Procedia, 17:208–213

Longjian, C., Xing, L., dan Lujia, H., (2009). Renewable Energy from Agro-Residues in China: Solid Biofuels and Biomass Briquetting Technology Renewable and Sustainable Energy Reviews. Renewable and Sustainable Energy, 13:2689–2695.




DOI: http://dx.doi.org/10.28926/briliant.v4i4.397

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2019 Briliant: Jurnal Riset dan Konseptual

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.

BRILIANT: Jurnal Riset dan Konseptual

E-ISSN: 2541-4224, P-ISSN: 2541-4216

 

Published by:

Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat

Universitas Nahdlatul Ulama Blitar