Penalaran Plausible Siswa SD dalam Menyelesaikan Soal Problem Solving

Fathul Niam

Abstract


Penelitian ini bertujuan untuk menjelaskan proses penalaran plausible siswa dalam menyelesaikan soal problem solving. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan penelitian deskriptif. Hasil peneltian ini menunjukkan bahwa proses pemmecahan masalah siswa dengan menggunakan penalaran plausible dapat membantu siswa dalam memecahkan masalah yang dihadapinya dengan baik melalui pemikiran yang logis dan dikaitkan dengan pengetahuan matematika.

Keywords


penalaran plausible; pemecahan masalah

References


D. B. McLeod et al. (eds.). (1989). Affect and Mathematical Problem Solving, Springer-Verlag New York Inc.

Herman. (2007). Pembelajaran Berbasis Masalah un/uk Meningkakan Kemampuan Penalaran Matematis Siswa SMP. Cakrawala Pendidikan

J. Lithner. (2000). Mathematical reasoning in school tasks, Educational Studies in Mathematics, 41(2), 165–190.

Keraf, G. (1982). Argumen Dan Narasi. Komposisi Lanjutan III. Jakarta: Gramedia.

NCTM. (2000). Principles and Standards for School Mathematics. United States of Amerika: The National Council of Teachers of Mathematics, Inc.

Peretz, D. (2006). Enhancing Reasoning Attitudes of Prospective Elementary School Mathematics Teachers. Springer Science+Business Media, no. 9, 381-400,

Permana dan sumarmo. (2007). Mengembangkan Kemampuan Penalaran dan Koneksi Matematik Siswa SMA Melalui Pembelajaran Berbasis Masalah. EDUCATIONIST Vol. I No. 2/Juli 2007

Polya, G. (2004). How to solve it: A New Aspect of Mathematical Method. New Jersey: Princeton university press

Polya, G. (1954). Mathematics and plausible reasoning, Volume I: Induction and analogy in mathematics. New Jersey: Princeton University Press.

Rofiki, I. (2017). Reflective Plausible Reasoning in Solving Inequality Problem. IOSR Journal of Research & Method in Education (IOSR-JRME). Volume 7, Issue 1 Ver. I, PP 101-112

Schoenfeld, A. H. (1994). What do we know about mathematics curricula? The Journal of Mathematical Behavior, 13, 55–80.

Wisulah. (2013). Mengembangkan Penalaran Matematis Dan Membiasakan Memberikan Alasan Yang Masuk Akal Dalam Menjawab Permassalahan Matematik. KNPM V, Himpunan Matematika Indonesia.

Yackel, E. & Hanna, G. (2003). Reasoning and proof. In J. Kilpatrick, W. G. Martin & D. Schifter (Eds.), A research companion to principles and standards for school mathematics (pp. 227–236). Reston, VA: National Council of Teachers of Mathematics.




DOI: http://dx.doi.org/10.28926/briliant.v4i3.356

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2019 Briliant: Jurnal Riset dan Konseptual

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.

BRILIANT: Jurnal Riset dan Konseptual

E-ISSN: 2541-4224, P-ISSN: 2541-4216

 

Published by:

Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat

Universitas Nahdlatul Ulama Blitar