PEMAHAMAN SISWA SMP DALAM MENYELESAIKAN MASALAH BANGUN RUANG SISI DATAR BERDASARKAN GAYA KOGNITIF FIELD INDEPENDENT

Risang Narendra, S.Si., M.Pd.

Abstract


Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan pemahaman subjek bergaya kognitif field Independent (FI) dalam menyelesaikan masalah bangun ruang sisi datar. Jenis penelitian ini adalah penelitian deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Penelitian ini dimulai dengan pemilihan subjek penelitian yang dilakukan dengan pemberian tes gaya kognitif sehingga diperoleh subjek dengan gaya kognitif FI. Berdasarkan analisis data, pada tahap memahami masalah, subjek FI memiliki pemahaman relasional. Subjek FI memiliki pemahaman relasional. Subjek menyusun rencana berdasarkan aturan yang sudah ada dan mengetahui bagaimana dan mengapa aturan itu digunakan. Pada tahap melaksanakan rencana, subjek FI menyelesaikan masalah sesuai dengan aturan apa yang direncanakan sebelumnya dengan memberikan alasan bagaimana dan mengapa aturan itu digunakan. Pada tahap memeriksa kembali, subjek FI memiliki pemahaman instrumental. Hal ini terlihat saat subjek hanya mengecek kembali perhitungan yang telah dikerjakannya. Berdasarkan hasil analisis data, penulis menyarankan agar guru hendaknya memperhatikan perbedaan gaya kognitif dalam melaksanakan kegiatan pembelajaran. Hal ini dimaksudkan agar semua siswa dapat memiliki pemahaman yang lebih bagus lagi terhadap materi bangun ruang sisi datar. Selain itu, model pembelajaran atraktif bisa guru pergunakan supaya siswa tertarik terhadap materi bangun ruang sisi datar ini. Jika siswa tertarik terhadap suatu materi pembelajaran, maka secara otomatis siswa akan mempelajari dengan sungguh-sungguh materi yang disampaikan oleh gurunya.

Keywords


Pemahaman, Penyelesaian Masalah, Bangun Ruang Sisi Datar, Gaya Kognitif

References


Ardana, I Made. (2007). Pengembangan Model Pembelajaran Matematika Berwawasan Konstruktivis yang Berorientasi pada Gaya Kognitifdan Budaya Siswa. Surabaya. Disertasi PPs UNESA.

Arikunto, Suharsimi. (2009). Dasar-dasar Evaluasi Pendidikan (Edisi Revisi). Jakarta: Bumi Aksara

Hamdani. 2013. Proses Koneksi Matematika Siswa SMK PGRI 7 Malang dalam Menyelesaikan Masalah Berdasarkan Pemahaman Skemp. Tesis Universitas Negeri Malang. Pascasarjana Universitas Negeri Malang. Tidak Diterbitkan.

Haylock, D. W. (2008). Understanding mathematics In D. Haylock, Understanding Mathematics For Young Children. Pp. 5-29

Hudojo, Herman. (2005). Pengembangan Kurikulum dan Pembelajaran Matematika. Malang : Universitas Negeri Malang

Jung, inchul. (2002). Student Representation and Understanding of Geometric Transformation with technology Experience. Dissertation. The University of Georgia.Pdf. http://jwilson.coe.uga.edu/pers/jung_inchul_200205_phd.pdf

Kesumawati, Nila. (2008). “Pemahaman Konsep Matematika Dalam Pembelajaran Matematika”. Semnas Matematika dan Pendidikan Matematika 2008.

Kirkley, Jamie. (2003). Principles for Teaching Problem Solving. Plato Learning, Inc.

Miles, M.B, & Huberman, M. (1994). “Qualitative Data Analysis”. America: Sage Publications.

Mohaffyza, Mimi. (2013). Learning Styles and Academic Achievement Among Building Construction Students. Disertasi, Faculty of Education, Universiti Teknologi Malaysia.

Moleong, Lexy, L. (2005). Metodologi Penelitian Kualitatif. Bandung: PT Remaja Rosadakarya.

Mousley, Judith. (2005). What does Mathematics Understanding Look Like?. Deakin University. Pdf. http://www.merga.net.au/documents/RP622005.pdf

Nurafni. (2003). Profil Pemahaman Mahasiswa Program Studi Pendidikan Matematika Terhadap Konsep Limit Berdasarkan Gaya Kognitif Field Independent dan Field Dependent. Thesis. Universitas Negeri Surabaya

Olivian, C, Deniyanto, P, Meliasari. 2013. Mengembangkan Pemahaman Relasional Siswa Mengenai Luas Bangun datar Segiempat dengan Pendekatan PMRI. Makalah Prosiding Universitas Negeri Jakarta. Tidak Diterbitkan.

Pakpahan, Sondang P. (2011). Gaya Belajar dan Strategi Belajar Mahasiswa Universitas Terbuka Unit Program Belajar Jarak Jauh Medan. Jurnal Pendidikan Terbuka dan Jarak Jauh, Volume 12, Nomor 1, Maret 2011, hal. 49-65

Pashler, dkk. (2009). Learning Styles, Concepts and Evidence. (pdf). http://Bjorklab.Psych.ucla.edu/pubs/Pashler_McDaniel_Rohrer_Bjork_2009_PSPI.pdf, diakses 12 januari 2015).

Polya,1973. G. How to solve it. New Jersey: Princeton University Press

Polya, G. 1981. Mathematical Discovery on Understanding, Learning, and Teaching Problem Solving. United States of America

Siswono, Tatag Yuli Eko. (2008). Model Pembelajaran Matematika Berbasis Pengajuan dan Pemecahan Masalah untuk meningkatkan kemampuan Berpikir Kreatif. Surabaya. Unesa University Press

Skemp, Richard R. (1976). Relational understanding and instrumental understanding. First published in Mathematics teaching : University of Wawick.

Skemp, Richard R. (1987). The psycology of learning mathematics. New York : Penguin Books Ltd.

Stylianides, Andreas J, dan Gabriel J. Stylianides. (2007). Learning Mathematics with Understanding: A Critical Consideration of the Learning Principle in the Principles and Standards for School Mathematics. Vol. 4, no.1, pp. 103-114.

Suhartini, Andewi. (2007). “Belajar Tuntas: Latar Belakang, Tujuan, dan Implikasi”. Lentera Pendidikan, Edisi X, No.1, Juni 2007(1-14). Page 8.

Sugiono. (2010). Memahami penelitian kualitatif. Bandung : CV. Alfabeta

Sutton, M. J. (2003). Problem Representation, Understanding,and Learning Transfer Implicationfor Technology Education. Perdue University




DOI: http://dx.doi.org/10.28926/briliant.v4i1.271

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2019 Briliant: Jurnal Riset dan Konseptual

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.

BRILIANT: Jurnal Riset dan Konseptual

E-ISSN: 2541-4224, P-ISSN: 2541-4216

 

Published by:

Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat

Universitas Nahdlatul Ulama Blitar