Potensi Lactobacillus plantarum sebagai Bahan Pengawet Alami Bakso Daging Kelinci

Lestariningsih Lestariningsih, Rosidi Azis

Abstract


Masyarakat Indonesia sangat mengemari Bakso. Bakso yang umum diproduksi dan dikonsumsi masyarakat Indonesia adalah bakso daging ayam dan sapi. Padahal disisi lain kelinci juga menghasilkan daging yang jauh lebih cepat. Hal ini disebabkan siklus reproduksi singkat sehingga sangat menguntungkan ketika diambil dan diolah dagingnya. Selain itu, daging kelinci rendah akan kolestrol. Pengolahan bakso selama ini banyak bercampur dengan bahan kimia berbahaya. Hal ini menyebabkan residu didalam tubuh dan mengganggu kesehatan sehingga diperlukan alternative bahan pengawet alami. Salah satu bahan tersebut adalah Lactobacillus plantarum.  Bakteri ini mampu menghasikan asam laktat dan hidroksi peroksida yang mampu menghambat pertumuhan bakteri pathogen yang dapat merusak bakso.


Keywords


potensi; bakso; kelinci; plantarum; pengawet;

References


Anshori, M. 2002. Evaluasi penggunaan jenis daging dan konsentrasi garam yang berbeda terhadap mutu bakso. Skripsi. Program Teknologi Hasil Ternak. Fakultas Peternakan. Bogor: Institut Pertanian Bogor.

Dewan Standardisasi Nasional. 1995. SNI 01-3775-1995. Bakso Daging. Jakarta: Standar Nasional Indonesia.

Farida, E. Abustam dan S. Kadir. 2014. Kualitas Rheologi Bakso Kelinci Melalui Subtitusi Tepung Kanji Dengan Tepung Sagu Pada Fase Prarigor dan Pascarigor. Jurnal JITP, 3 (2).

Larasati, E. 2017. Pengaruh penambahan starter Lactobacillus plantarum pada level dan waktu inkubasi berbeda terhadap karakteristik kimia dendeng iris fermentasi. Skripsi tidak diterbitkan. Makasar: Fakultas Peternakan, Universitas Hasanuddin.

Permanasari, R. 2008. Karakteristik substrat antimikroba bakteri asam laktat hasil isolasi dari daging sapi dan aktivitas antagonistiknya terhadap bakteri patogen. Skripsi tidak diterbitkan. Bogor: Fakultas Peternakan, Institut Pertanian Bogor.

Purwanto, A., A. Ali & N. Herawati. 2015. Kajian Mutu Gizi Bakso Berbasis Daging Sapi dan Jamur Merang. Sagu. 14 (2).

Savitri, T. 2009. Karakteristik mikrobiologis bakso sapi yang diawetkan dengan substrat antimikroba Lactobacillus plantarum 1A5 pada penyimpanan suhu ruang. Skripsi tidak diterbitkan.

Yanis, M., Syarifah, A., Yossi, H., & Tezar, R. 2016. Karakteristik Produk Olahan Berbasis Daging Kelinci. Buletin Pertanian Perkotaan, 6 (2).




DOI: http://dx.doi.org/10.28926/briliant.v3i3.220

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2018 Briliant: Jurnal Riset dan Konseptual

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.

BRILIANT: Jurnal Riset dan Konseptual

E-ISSN: 2541-4224, P-ISSN: 2541-4216

 

Published by:

Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat

Universitas Nahdlatul Ulama Blitar