Menjadi Modern dan Religius: Perguruan NU di Blitar 1950an-1970an

Saiful Hakam

Abstract


Kajian ini merupakan kajian pustaka. Hal yang diutamakan ialah pembacaan penuh atas buku-buku yang membahas tentang sepak terjang NU di ranah agama, politik, sosial, dan ekonomi. Selain itu, penelitian ini adalah penelitian historis.. Hasil Kajian menunjukkan perguruan NU berusaha membangun umat. Perguruan NU berusaha membangun kader-kader terbaik NU dengan cara mendidik para santri menjadi modern dan memiliki pengetahuan umum yang luas dan mendapatkan ijasah negara. Beberapa dari alumni kemudian melanjutkan pendidikan sekolah menengah hingga perguruan tinggi khususnya IAIN. Setelah lulus banyak dari mereka yang kemudian duduk sebagai birokrat di Kementerian Agama di tingkat lokal, regional, maupun pusat.

Keywords


modern, religius, perguruan nu

References


Afandi, Arief (ed.). 1997. Islam Demokrasi Atas Bawah: Polemik Strategi Perjuangan Umat Model Gus Dur dan Amien Rais. Yogyakarta: Pustaka Pelajar.

Alaena, Badrun. 2000. NU, Kritisisme dan Pergeseran Makna Aswaja. Yogyakarta: Tiara Wacana.

Ali, Fachry & Iqbal Abdul Rauf Saimima. 1991. Analisa Kekuatan Politik Di Indonesia. Jakarta: LP3ES.

Anam, Choirul. 1999. Pertumbuhan dan Perkembangan NU. Surabaya: Bisma Satu.

Andrain, Charles F. 1992. Kehidupan Politik dan Perubahan Sosial. Yogyakarta: Tiara Wacana.

Azra, Azyumardi. 2002. Kasus PKB-NU Kegagalan Politik Islam. Majalah Nahdlatul Ulama AULA. 07-XXIV.

Bruinessen, Martin Van. 1994. Tradisi, Relasi-relasi Kuasa, Pencarian Wacana Baru. Yogyakarta: LKiS.

Clifford Geertz. 2012. Agama Jawa, Abangan Santri Priyayi. Jakarta: Komunitas Bambu.

Denys Lombard. 2008. Nusa Jawa Silang Budaya Jaringan Asia Bagian II. Jakarta: PT Gramedia.

Dhofier, Zamakhsyari. 1982. Tradisi Pesantren: Studi tentang Pandangan Hidup Kyai. Jakarta: LP3ES.

Duverger, Maurice. 1989. Sosiologi Politik, terj. Daniel Dhakidae, cetakan Keempat, Jakarta: Rajawali Pers.

Ellyasa K.H. Darwia (ed). 1994. Gus Dur dan Masyarakt Sipil, Yogyakarta: LKiS.

Greg Fealy & Greg Barton (ed). 1987/ Tradisionalisme Radikal Persinggungan Nahdlatul Ulama-Negara. Yogyakarta: LKiS.

.

Gaffar, Afan. 2000. Politik Indonesia: Transisi Menuju Demokrasi, Yogyakarta: Pustaka Pelajar.

Haidar, M. Ali. 1994. Nahdlatul Ulama dan Islam di Indonesia Pendekatan Fikih dalam Politik. Jakarta: PT. Gramedia Pustaka Utama.

Haris, Syamsuddin. 1990. NU dan Politik: Perjalanan Mencari Identitas. Jakarta: PT. Gramedia Pustaka Utama.

Herson, Lawrence J.R. 1984. The Politics of Ideas Political Theory and American Public Policy. Illinois: The Dorsey Press.

______. 1997. Identitas Politik Umat Islam. Bandung: Mizan.

______. 1999. Islam, Demokratisasi dan Perkembangan Civil Society. Jakarta: Erlangga.

Ismail, Faisal. 1999. NU, Gus Durisme dan Politik Kiai. Yogyakarta: PT. Tiara Wacana.

Johnson, Doyle Paul. 1986. Teori Sosiologi Klasik dan Modern, Jilid I, terj. R.M.Z. Lawang, cetakan Pertama. Jakarta: Gramedia.

Karim, Gaffar. 1995. Metamorfosis, NU dan Politisasi Islam Indonesia. Yogyakarta: LKiS.

_________. Kembali Ke Situbondo? Sikap NU Terhadap Kepresidenan Gus Dur. Jurnal Gerbang. 12-V.

_________. 1999. Kitab Kuning Pesantren dan Tarekat: Tradisi-tradisi Islam di Indonesia. Bandung: Mizan.

Maridjan, Kacung. 1992. Quo Vadis NU Setelah Kembali Ke Khittah 1926. Jakarta: Penerbit Erlangga.

Muhammad Rifai. 2009. Wahid Hasyim Biografi Singkat 1914-1953. Yogyakarta: Garasi.

Mulkhan, Abdul Munir. 1989. Perubahan Perilaku Politik dan Polarisasi Ummat Islam 1965-1987 Dalam Perspektif Sosiologis. Jakarta: Rajawali Persada.

Noeh, Munawar Fuad & Mastuki HS. 1999. Menghidupkan Ruh Pemikiran KH. Ahmad Siddiq. Jakarta: Logos.

________. 1999. NU Visa a Vis Negara: Pencarian Isi, Bentuk dan Makna, Yogyakarta: LKiS.

Raharjo Suwandi. 2000. A Quest For Justice The Millenary Aspirations of a Contemporary Javanese Wali, Leiden, KITLV Press.

Saiful Hakam. 2005. Langgar Tua dan Pohon Sawo, Sejarah Sosial Politik Plosokerep 1911-1970, Skripsi tidak diterbitkan. Universitas Gadjah Mada, Yogyakarta.

Shiddiqi, Nourouzzaman. 1975. The Role of the ‘Ulama’ During the Japanese Occupation of Indonesia (1942-45), Tesis tidak diterbitkan. McGill University, Montreal Canada.




DOI: http://dx.doi.org/10.28926/briliant.v2i4.119

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2017 Briliant: Jurnal Riset dan Konseptual

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.