Peningkatan Nilai Guna Cangkang Kepiting sebagai Kitosan untuk Raw Material pada Pasta Gigi Herbal

Yuanita Amalia Hariyanto, Irma Antasionasti, Meilani Jayanti

Abstract


Sejauh ini inovasi raw material pasta gigi herbal yang berasal dari limbah masih jarang dikembangkan, cangkang kepiting menjadi material yang berpotensi untuk menjadi bahan baku dalam pembuatan pasta gigi herbal. Tujuan penelitian ini yaitu mengembangkan limbah cangkang kepiting menjadi material yang memiliki nilai ekonomi. Penelitian ini dilakukan dengan ekstraksi dan sintesis sederhana. Karakterisasi XRD, FTIR, dan SEM-EDX digunakan untuk menganalisis kristalinitas, gugus fungsi, dan morfologi kitosan. Hasil analisis menunjukkan struktur kitosan membentuk kristalin yang ditunjukkan dengan terkonfirmasinya tiga puncak tajam pada 2-teta 19o, 26o, dan 29o. Hasil analisis puncak serapan FTIR menunjukkan terdeteksinya 5 gugus fungsi utama kitosan pada bilangan gelombang 3458 cm-1, 2895,15 cm-1, 1654,92 cm-1, 1587,42 cm-1, dan 1386,82 cm-1 adalah OH stretching, CH(CH3) bending, C=O (-NHCOCH3) stretching amida I, NH (-NHCOCH3) bending amida II, CH (-CH2) bending sym secara berturut-turut. Morfologi kitosan yang disintesis dari cangkang kepiting berpori, bergelombang, dan bentuknya tidak teratur serta unsur yang terkandung yaitu C, O, Ca, dan Si.


Keywords


Kitosan; cangkang kepiting; karakterisasi

References


Abdel-Rahman, R. M., Hrdina, R., Abdel-Mohsen, A. M., Fouda, M. M., Soliman, A. Y., Mohamed, F. K., Mohsin, K., & Pinto, T. D. (2015). Chitin and chitosan from Brazilian Atlantic Coast: Isolation, characterization and antibacterial activity. International Journal of Biological Macromolecules, 80, 107–120.

Ali, M. E. A., Aboelfadl, M. M. S., Selim, A. M., Khalil, H. F., & Elkady, G. M. (2018). Chitosan nanoparticles extracted from shrimp shells, application for removal of Fe(II) and Mn(II) from aqueous phases. Separation Science and Technology, 53(18), 2870–2881. https://doi.org/10.1080/01496395.2018.1489845

Avadi, M. R., Sadeghi, A. M. M., Tahzibi, A., Bayati, Kh., Pouladzadeh, M., Zohuriaan-Mehr, M. J., & Rafiee-Tehrani, M. (2004). Diethylmethyl chitosan as an antimicrobial agent: Synthesis, characterization and antibacterial effects. European Polymer Journal, 40(7), 1355–1361. https://doi.org/10.1016/j.eurpolymj.2004.02.015

Bölgen, N., Demir, D., Öfkeli, F., & Ceylan, S. (2016). Extraction and characterization of chitin and chitosan from blue crab and synthesis of chitosan cryogel scaffolds. Journal of the Turkish Chemical Society Section A: Chemistry, 3(3), 131–144.

Chairunnisa, P. S., & Wardhana, Y. W. (2016). Karakterisasi Kristal Bahan Padat Aktif Farmasi. Farmaka, 14(1), 17–32.

De Rosa, I. M., Iannoni, A., Kenny, J. M., Puglia, D., Santulli, C., Sarasini, F., & Terenzi, A. (2011). Poly (lactic acid)/Phormium tenax composites: Morphology and thermo-mechanical behavior. Polymer Composites, 32(9), 1362–1368.

Hardiningtyas, S. D., Bahri, D. F., & Suptijah, P. (2022). Antimicrobial Activity of Nanochitosan Shrimp Shell as a Hands Sanitizer. Journal of Marine and Coastal Science, 11(1), 1. https://doi.org/10.20473/jmcs.v11i1.33821

Hariyanto, Y. A., Taufiq, A., & Soontaranon, S. (2019). Investigation on the three-dimensional nanostructure and the optical properties of hydroxyapatite/magnetite nanocomposites prepared from natural resources. Journal of the Korean Physical Society, 75, 708–715.

Mashuni, M., Natsir, M., Lestari, W. M., Hamid, F. H., & Jahiding, M. (2021). Pemanfaatan Kitosan dari Cangkang Kepiting Bakau (Scylla serrata) dengan Metode Microwave sebagai Bahan Dasar Kapsul Obat. ALCHEMY Jurnal Penelitian Kimia, 17(1), 74. https://doi.org/10.20961/alchemy.17.1.42038.74-82

Mursal, I. L. P. (2017). Pengaruh variasi suhu demineralisasi terhadap nilai rendemen dan morofologi permukaan pada hasil sintesis kitosan dari limbah tulang cumi. Pharma Xplore: Jurnal Sains Dan Ilmu Farmasi, 2(2).

Ngatijo, N., Bemis, R., & Ihsan, M. (2021). Nanofikasi fraksi tanah gambut untuk modifikator nanomagnetit/ah-kitosan sebagai kandidat penanggulangan pencemaran zat warna. CHEMPUBLISH JOURNAL, 5(2), 140–150.

Nurshodiq, M. R. (2022). APLIKASI KITOSAN SEBAGAI ANTIMIKROBA PADA CANGKANG KAPSUL BERBASIS KARAGENAN DARI RUMPUT LAUT Eucheuma cottonii. Inovasi Pembangunan : Jurnal Kelitbangan, 10(01), 29–43. https://doi.org/10.35450/jip.v10i01.229

Pilon, L., Spricigo, P. C., Miranda, M., de Moura, M. R., Assis, O. B. G., Mattoso, L. H. C., & Ferreira, M. D. (2015). Chitosan nanoparticle coatings reduce microbial growth on fresh-cut apples while not affecting quality attributes. International Journal of Food Science & Technology, 50(2), 440–448.

Rumengan, I. F., Suptijah, P., Salindeho, N., Wullur, S., & Luntungan, A. H. (2018). Nanokitosan dari sisik ikan: Aplikasinya sebagai pengemas produk perikanan. Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat Universitas Sam Ratulangi.

Utami, R., Taufiq, A., Sunaryono, S., & Nikmah, A. (2023). Preliminary studies on magnetite/HA/chitosan nanocomposite: Nanostructure and drug loading characteristics. 020035. https://doi.org/10.1063/5.0112185




DOI: http://dx.doi.org/10.28926/briliant.v8i3.1574

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2023 Briliant: Jurnal Riset dan Konseptual

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.

Published by:

Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat

Universitas Nahdlatul Ulama Blitar