Pembelajaran Sejarah Kebudayaan Indonesia berbasis Pendidikan Multikultural

Sharfina Nur Amalina

Abstract


Pendidikan multikultural menghargai adanya keberagaman dalam kehidupan. Indonesia yang memiliki keanekaragaman budaya sangat sesuai dengan konsep yang ditawarkan dalam Pendidikan Multikultural. Pendidikan Multikultural sendiri dapat diintegrasikan dalam pembelajaran Sejarah khususnya Sejarah Kebudayaan Indonesia yang mengkaji berbagai heterogenitas budaya. Keberagaman budaya memiliki potensi tersendiri bagi bangsa Indonesia, menjadi identitas dan jati diri bangsa. Namun juga memiliki potensi disintegrasi bangsa apabila dalam keberagaman tersebut tidak ada kesadaran dan toleransi. Tujuan dalam penelitian untuk mengetahui 1) Pentingnya Pendidikan Multikultural dalam pembelajaran sejarah, 2) Nilai-Nilai Multikultural dalam Sejarah Kebudayaan Indonesia. Metode yang digunakan dalam penelitian adalah kualitatif deskriptif dengan melalui pengamatan yang dideskripsikan secara detail yang bersumber dari observasi, angket serta dokumentasi bahan ajar sejarah kebudayaan Indonesia. Hasil penelitian menyatakan 1) Pendidikan Multikultural sangat penting untuk diintegrasikan dalam Pendidikan sebagai penguat identitas dan jati diri bangsa Indonesia untuk menghadapi arus globalisai. Melalui Pembelajaran sejarah, Pendidikan multikultural dapat dengan mudah diintegrasikan dalam pembelajaran. 2) Nilai-Nilai multikultural yang terkandung dalam pembelajaran Sejarah Kebudyaaan Indonesia adalah nilai toleransi, keterbukaan, kemanusiaan, kearifan lokal, keadilan, dan nilai cinta tanah air.

 


Keywords


Pendidikan Multikultural, Kebudayaan, Sejarah

References


Agustian, M. (2019). Pendidikan Multikultural. Universitas Katolik Indonesi Atmaja Jayaa.

Bukhori, I. (2018). METODE PENANAMAN NILAI-NILAI MULTIKULTURAL PADA SISWA KELAS RENDAH (STUDI PADA MI DI MWCNU LP. MAARIF KRAKSAAN). 2(1), 12.

Creswell, J. W. (2015). Penelitian Kualitatif & Desain Riset. Pustaka Pelajar.

Damanik, E. L. (2018). Rekayasa Budaya dan Dinamika Sosial: Menemukan Pokok Pikiran Lokalitas Budaya Sebagai Daya Cipta. Journal of Education, Humaniora and Social Sciences (JEHSS), 1(2), 93–103. https://doi.org/10.34007/jehss.v1i2.9

Jumsai, A., & Ayudhya, N. (2008). Model Pembelajaran Nilai- Nilai Kemanusiaan Terpadu: Pendekatan yang Efektif Untuk Mengembangkan Nilai- Nilai Kemanusiaan atau Budi Pekerti pada Peserta Didik. . Jakarta. Yayasan Pendidikan Sathya Sai Indonesia.

Lionar, U., & Mulyana, A. (2019). NILAI-NILAI MULTIKULTURAL DALAM PEMBELAJARAN SEJARAH: IDENTIFIKASI PADA SILABUS. 1, 15.

Moleong, L. J. (2013). Metodologi Penelitian Kualitatif. PT. Remaja Rosdakarya.

Puspita, Y. (2018). Pentingnya Pendidikan Multikultural. Prosiding Seminar Nasional 21 Universitas PGRI Palembang. Seminar Nasional Pendidikan Universitas PGRI Palembang, Palembang.

Rusman, R. (2012). Model-Model Pembelajaran. Rajawali Press.

Soekmono, S. (1973). Pengantar Sejarah Kebudayaan Indonesia. Penerbit Kanisius.

Supardi, S. (2014). PENDIDIKAN MULTIKULTURAL DALAM PEMBELAJARAN SEJARAH LOKAL. Jurnal Pembangunan Pendidikan: Fondasi dan Aplikasi, 2(1). https://doi.org/10.21831/jppfa.v2i1.2621

Susanto, H. (2014). Seputar Pembelajaran Sejarah (Isu, Gagasan dan Strategi Pembelajaran. Aswaja Pressindo.

Tilaar, H. A. R. (2014). Multikulturalisme Tantangan-tantangan Global Masa Depan dalam Transformasi Pendidikan Nasional. Grassindo.

Wibowo, A. (2015). Pendidikan Karakter Berbasis Kearifan Lokal di Sekolah. Pustaka Pelajar.




DOI: http://dx.doi.org/10.28926/briliant.v7i4.1182

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2022 Briliant: Jurnal Riset dan Konseptual

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.

Published by:

Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat

Universitas Nahdlatul Ulama Blitar