Pembentukan Karakter Siswa melalui Penerapan Disiplin Tata Tertib Sekolah

Suradi Suradi

Abstract


Karakter, cara berpikir dan berperilaku yang menjadi ciri khas tiap individu untuk hidup dan bekerjasama, baik dalam lingkup keluarga, masyarakat, bangsa dan negara adalah sesuatu yang fundamental dalam segala hal, sangat dibutuhkan untuk mencapai keberhasilan belajar siswa. Individu yang berkarakter baik adalah individu yang bisa membuat keputusan dan siap mempertanggungjawabkan tiap akibat dari keputusan yang ia buat.  Sedangkan Individu berkarakter tidak baik adalah individu yang kurang mampu membuat keputusan dan tidak siap mempertanggungjawabkan setiap akibat dari keputusan yang dibuatnya. Siswa Sekolah Menengah Pertama adalah siswa siswi yang berusia sekitar 12 sampai dengan usia 16 tahun, merupakan anak yang memasuki transisi perubahan masa anak anak menuju masa remaja awal. Masa ini merupakan masa rentan bagi mereka yang biasanya mereka ingin menunjukan jati dirinya dengan berperilaku mengimitasi idola idolanya. Mereka sangat membutuhkan master master idola atau tokoh yang bisa mempengaruhi pola pikir dan tingkah lakunya. Mereka butuh bimbingan dan pembiasan pembiasaan pola pikir dan periliaku yang berkarakter baik.  Cara pembentukan karakter yang baik bagi para siswa agar kelak bisa menjadi warga masyarakat yang berkepribaian baik, yang bersikap dan perilaku religious, toleran, jujur, disiplin, kerja keras, kreatif, tabggung jawab, mandiri, demokratis, menghargai karya orang lain dan cinta damai adalah melalui penerapan disiplin tata tertib sekolah.


Keywords


pembentukan karakter, siswa smp, disiplin sekolah

Full Text:

PDF

References


Mas’udi. 2000. Pengertian Disiplin Belajar Siswa. Yogyakarta: PT Tiga Serangkai.

Hurlock, E. B. 1990. Developmental psychology: a lifespan approach. Boston: McGraw-Hill.

Suradisastra, Djodjo. 1991. Pendidikan IPS I. Jakarta: Depdikbud.

Suratman, 1999. Pembinaan Mental, Fisik dan Disiplin. Jakarta: LAN.

Suyanto. 2017. Pengembangan Pendidikan Karakter. Direktorat Pembinaan Guru Pendidikan Menengah, Direktorat Jenderal Guru dan Tenaga Kependidikan. Jakarta: Kemdikbud.

Undang-undang Republik Indonesia Nomor 3 Tahun 2005 tentang Sistem Keolahragaan Nasional. 2007.

Westra, Pariarta. 1981. Ensiklopedi Administrasi. Jakarta: Gunung Agung

Widodo D.S. 1984. Administrasi Personalia dan Ketenagakerjaan. Yogyakarta: FISIPOL UGM.

Suyanto. 2017. Pengembangan Pendidikan Karakter. Direktorat Pembinaan Guru Pendidikan Menengah, Direktorat Jenderal Guru dan Tenaga Kependidikan, Kemdikbud. Padang

Undang-undang Republik Indonesia Nomor 3 Tahun 2005 tentang Sistem Keolahragaan Nasional. 2007. Yogyakarta: Diperbayak oleh PT Sinar Grafika.

Westra, Pariarta. 1981. Ensiklopedi Administrasi. Jakarta: Gunung Agung

Widodo D.S. 1984. Administrasi Personalia dan Ketenagakerjaan. Yogyakarta: FISIPOL UGM.




DOI: http://dx.doi.org/10.28926/briliant.v2i4.104

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2017 Briliant: Jurnal Riset dan Konseptual

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.